GORONTALO, BTN 27 JULI 2026 – Tiga orang nelayan asal Desa Loho Bubba, Kecamatan Taliabo Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, dipastikan selamat usai terombang-ambing di perairan Laut Maluku akibat cuaca ekstrem dan diserahterimakan kepada pihak keluarga pada Senin (27/7/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Proses penyerahan ketiga nelayan tersebut berlangsung secara resmi di Pos Pelayanan Polairud Taluudaa, Gorontalo, berdasarkan Surat Tanda Terima yang ditandatangani langsung oleh Komandan Kapal KP. XXIX-1-003 / Taluudaa, AIPDA Ihwan Abas, bersama personel Polairud Brigadir Iron Abas dan Bripda Radit Djalilu.

​Ketiga nelayan yang berhasil diselamatkan tersebut masing-masing bernama Cardi Awer (43), Ansar Cardi (23), dan Adriyanto Taksim (20). Pihak keluarga yang diwakili oleh Yuyun Aher (36) menerima kepulangan mereka dalam keadaan sehat dan selamat.

​Petugas Ditpolairud Polda Gorontalo, Devy F., menjelaskan bahwa penanganan medis awal langsung diberikan kepada seluruh korban sesaat setelah dievakuasi dari wilayah perairan guna memastikan kondisi fisik mereka tetap stabil.

​”Kemarin kami langsung melakukan pemeriksaan kesehatan, dan alhamdulillah dari hasil pengecekan sementara, ketiga nelayan ditemukan dalam kondisi sehat semuanya,” ungkap Devy F. dalam keterangan resminya di Gorontalo.

​Insiden tersebut bermula ketika ketiga nelayan bertolak menggunakan armada perahu dari desa mereka menuju Desa Kalumbatan dengan niat kemanusiaan untuk menjenguk sanak keluarga yang sedang terbaring sakit.

​Perjalanan melintasi lautan antarwilayah tersebut merupakan rute yang terbiasa mereka lalui dengan estimasi waktu tempuh normal sekitar delapan jam pelayaran.

​Namun, hantaman cuaca ekstrem yang melanda kawasan perairan di tengah perjalanan memicu gelombang tinggi dan membatasi jarak pandang secara drastis hingga mengakibatkan perahu yang mereka tumpangi terbalik.

​Di tengah situasi darurat di laut lepas, para korban berjuang menyelamatkan diri hingga akhirnya hanyut memasuki wilayah perairan Gorontalo sebelum ditemukan oleh seorang nelayan lokal yang sedang memancing ikan tuna.

​Usai dievakuasi oleh warga dan dilaporkan ke Pos Polairud Taluudaa, aparat kepolisian bergerak cepat memberikan perlindungan serta memfasilitasi kebutuhan dasar para korban selama berada di pos penanganan.

​Dalam proses koordinasi lanjutan, pihak kepolisian berkolaborasi dengan perwakilan Intel Kodim, Pak Yusni, serta perwakilan keluarga korban, Pak Ijal, untuk menyusun skema pemulangan yang aman.

​Pihak Ditpolairud Polda Gorontalo dan Kodim merencanakan pemulangan ketiga nelayan ke kampung halaman mereka di Taliabu pada Selasa esok menggunakan sarana kapal laut, sekaligus mengupayakan pemulangan perahu pinjaman yang mereka gunakan.

​Imbauan juga disampaikan kepada seluruh masyarakat nelayan dan pelaku transportasi laut agar senantiasa memantau prakiraan cuaca dari BMKG serta mengutamakan keselamatan sebelum melakukan aktivitas pelayaran.

Jein