BANGGAI KEPULAUAN,BTN 3 Januari 2026 – Pengabdian kepada negara seringkali menuntut pengorbanan jarak dari keluarga tercinta. Suasana penuh haru menyelimuti kediaman keluarga Pratu Ari Dolfi Siduan hari ini, saat dirinya berpamitan untuk kembali bertugas ke Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Mabes TNI AD) setelah menghabiskan masa cuti di kampung halaman.
Momen keberangkatan ini bukan sekedar perjalanan dinas biasa, melainkan sebuah simbol bakti seorang anak sekaligus prajurit. Dalam dokumentasi yang diambil pagi tadi, terlihat Pratu Ari bersimpuh dengan khidmat di hadapan orang tuanya. Keheningan pecah saat doa-doa tulus dipanjatkan oleh sang ibunda dan ayahanda yang sudah lanjut usia, memohon perlindungan dan keselamatan bagi sang putra dalam menjaga kedaulatan NKRI.
“Pamitan dengan seluruh keluarga adalah kekuatan utama saya. Doa restu orang tua adalah bekal paling berharga dalam menjalankan tugas di pusat,” ungkap Pratu Ari di sela-sela persiapannya menuju bandara/pelabuhan.
Salah satu momen yang paling menyentuh hati adalah saat Pratu Ari bersama saudaranya merangkul dan mencium pipi sang ayah yang nampak bangga mengenakan kaos motif loreng. Sorot mata sang ayah menunjukkan ketegaran sekaligus kebanggaan mendalam melepas putranya kembali ke Ibu Kota demi menunaikan sumpah prajurit.
Kedekatan emosional ini mencerminkan sisi humanis dari seorang prajurit TNI,di balik seragam loreng yang gagah, terdapat sosok anak yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai hormat kepada orang tua.
Keberangkatan Pratu Ari Dolfi Siduan hari ini dilepas dengan iringan doa dari seluruh keluarga besar di Desa Tunggaling Kecamatan Peling tengah kab Banggai Kepulauan. Semangat pengabdian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda di daerah untuk terus berjuang meraih cita-cita dan berbakti kepada nusa dan bangsa.
Jein






