Scroll Untuk Lanjut Membaca

​BANGGAI LAUT, BTN — Pesta demokrasi tingkat desa di Kabupaten Banggai Laut baru saja menorehkan babak baru yang sarat makna. Zulkifli S. Landengo secara resmi dan meyakinkan berhasil mendapatkan mandat serta kepercayaan besar dari masyarakat untuk memimpin Desa Matanga, Kecamatan Banggai Selatan, usai keluar sebagai pemenang dalam Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Matanga. 28/10/2026

​Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara sah di tingkat panitia pemilihan, Zulkifli tampil mendominasi dan unggul jauh meninggalkan dua orang kandidat pesaingnya. Kontestasi politik lokal ini berlangsung kompetitif, namun bermuara pada pilihan mayoritas warga yang menghendaki figur pemimpin baru.

​Adapun rincian perolehan suara masing-masing kandidat dalam pemilihan tersebut yakni Rusyil yang meraup 195 suara, disusul oleh Iskandar M. Lahatie yang mengumpulkan 334 suara. Sementara itu, sang pemenang utama, Zulkifli S. Landengo, sukses melenggang perkasa dengan raihan suara fantastis sebanyak 640 suara.

​Dengan kemenangan telak tersebut, Zulkifli dipastikan memegang kendali penuh nakhoda kepemimpinan Desa Matanga ke depannya. Angka dukungan yang masif ini sekaligus merefleksikan betapa tingginya tingkat kepercayaan dan harapan warga terhadap visi perubahan yang diusungnya.

​Sesaat setelah dipastikan keluar sebagai pemenang, sosok yang akrab disapa Kifli ini langsung menyampaikan rasa syukur mendalam sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat Matanga tanpa terkecuali.

​”Ini adalah kemenangan masyarakat, kemenangan bersama. Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Matanga, baik yang kemarin mendukung maupun yang tidak mendukung saya. Ini sama sekali bukan kemenangan pribadi,” tutur Zulkifli S. Landengo dengan penuh kerendahan hati kepada awak media.

​Ia juga menegaskan komitmen kuatnya untuk mendedikasikan seluruh tenaga dan pikiran demi mengemban amanah besar dari warganya. “Semoga saya bisa menjalankan amanah yang sudah diberikan rakyat ini dengan baik dan benar-benar menjadi pelayan masyarakat yang amanah,” lanjutnya.

​Semangat rekonsiliasi pasca-pemilihan turut disuarakan oleh warga setempat. Salah seorang warga Matanga yang dimintai pandangannya menilai bahwa dinamika dan perbedaan pilihan politik yang sempat terjadi adalah hal yang wajar dalam alam demokrasi yang sehat.

​”Perbedaan kemarin hanyalah bagian dari ikhtiar bersama untuk mendapatkan pemimpin yang baik dan dekat dengan masyarakat. Semoga amanah yang kini diemban Pak Zulkifli bisa menjadi jalan terang untuk membangun dan memperbaiki Desa Matanga ke arah yang jauh lebih maju, transparan, serta berpihak kepada rakyat,” pungkas warga tersebut penuh harap.

​(Laporan: Daeng Irwan)