Jember – berantastipikornews.co.id
Hidup Salsa Rahma, atau yang lebih dikenal sebagai Bu guru Salsa, berubah drastis dalam hitungan hari. Dari seorang Guru Tidak Tetap (GTT) alias honorer yang mengabdi di sebuah sekolah dasar di Jember, ia tiba-tiba menjadi sorotan nasional setelah video syurnya tersebar luas di internet. Nama Salsa seketika viral, menjadi perbincangan hangat di media sosial dan pemberitaan. Namun, di balik skandal itu, kisah hidupnya berlanjut dengan cara yang tak terduga berujung pada pernikahan yang mengejutkan banyak pihak.
Salsa Rahma bukan hanya seorang guru, tetapi juga seorang Tiktoker yang cukup populer. Dengan akun @sissalsaa dan pengikut lebih dari 289 ribu, ia kerap membagikan aktivitas kesehariannya, termasuk saat mengajar di sekolah. Sosoknya yang muda, cantik, dan energik menarik perhatian banyak netizen
Namun, tanpa diduga, dunia yang ia bangun perlahan runtuh setelah video syurnya tersebar di berbagai platform media sosial. Video tersebut menampilkan Salsa dalam berbagai pose menggoda, mulai dari hanya mengenakan jilbab tanpa busana hingga berjoget di depan kamera. Ada pula video yang menunjukkan dirinya masih mengenakan pakaian mengajar lengkap dengan ID card, namun dengan berani memperlihatkan bagian dadanya.
Tak butuh waktu lama, video-video tersebut menyebar luas. Publik terbelah, ada yang menghakimi, ada pula yang merasa iba. Namun, satu hal yang pasti: hidup Salsa tak lagi sama.
Ketika namanya semakin viral, Salsa akhirnya angkat bicara. Ia mengungkapkan bahwa video tersebut sebenarnya tidak pernah dibuat untuk konsumsi publik. Ia mengaku tertipu oleh seorang pria yang dikenalnya di Instagram. Pria itu mengaku sebagai pengusaha sukses dari Kalimantan, yang berjanji akan membelikannya mobil sebagai tanda keseriusan.
“Dia bilang akan membelikan mobil sebagai tanda keseriusannya. Dia meyakinkan aku bahwa kami akan bertemu segera,” ujar Salsa penuh penyesalan.
Namun, sejak awal ada yang janggal. Pria tersebut menolak menunjukkan wajahnya saat video call, dengan berbagai alasan. Salsa yang awalnya percaya akhirnya menyadari bahwa ia telah dimanipulasi. Tanpa sepengetahuannya, aksi-aksinya dalam video call direkam, lalu disebarkan ke publik.
“Aku nggak sadar kalau ini modus penipuan. Dia memanipulasi aku untuk melakukan sesuatu di video call, dan ternyata dia merekamnya,” katanya lirih.
Setelah skandal ini mencuat, Salsa tak bisa menghindari sorotan publik. Ia pun muncul di akun TikTok-nya, meminta maaf secara terbuka.
“Saya merasa bersalah dan menyesal atas kejadian ini. Video pribadi saya disebar dan diperjualbelikan. Saya tidak bisa mengontrol hal itu,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca
Ia juga menegaskan bahwa skandal ini tidak ada kaitannya dengan keluarganya, instansi tempatnya mengajar, ataupun orang-orang terdekatnya. Namun, tekanan publik begitu besar. Akhirnya, Salsa mengambil keputusan besar mengundurkan diri sebagai guru.
“Dengan sadar dan tanpa paksaan, saya mengundurkan diri sebagai guru bantu, dan bukan lagi bagian dari instansi mana pun sejak 7 Februari 2025,” paparnya.
Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hadi Mulyono, membenarkan pengunduran diri Salsa. Ia juga menegaskan bahwa sebelumnya Salsa memang berstatus honorer sekolah
(Kaperwil Jatim – Mr Abu Nawas)






