Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sumba Barat Daya, BTN – Sebanyak 525 ekor ternak babi asal Kupang akhirnya mendapatkan kepastian untuk diberangkatkan ke Sumba setelah tertahan selama kurang lebih 2 bulan. 15/09/2026

Keputusan ini diambil oleh bapak Jhony Asadoma dalam gelar rapat koordinasi KSOP, ASDP, Karantina, Dinas Peternakan dan Dinas Perhubungan pada 9 September 2026 untuk menindaklanjuti aspirasi khususnya para peternak dengan mengkoordinasikan seluruh pihak terkait.

Rincian Pengiriman Tanpa Pembatasan Kuota:  Berdasarkan info yang dihimpun kepala Biro BerantasTipikorNews Co.id terdapat ternak babi sebanyak 82 ekor yang merupakan bagian dari pengiriman yang sempat tertunda.

Namun ketika pemerintah Provinsi mengambing langkah sepak terjang atau menindaklanjuti aspirasi,masyarakat khususnya para pengusaha ternak maupun masyarakat secarah umum,sangat sangat mengapresiasi dan mengacungkan jempol terkait kolgial tersebut, walau Pengiriman kali ini dilakukan dengan 13 Truk dan 4 Pick Up dengan total muatan 450 ekor yang akan diberangkatkan dengan Kapal Feri dari Pelabuhan Bulok menuju Sumba.

Dengan ditambahnya 82 ekor yang sebelumnya tertahan, maka total 525 ekor ternak babi kini dipastikan diberangkatkan tanpa ada pembatasan kuota.
Apresiasi Peternak, Harap Ada Kepastian Rutin:  Para peternak mengapresiasi langkah cepat instansi terkait dalam menyelesaikan persoalan ini.
Namun mereka juga berharap ke depan ada kepastian dan tidak ada lagi penahanan berbulan-bulan yang merugikan peternak, baik dari sisi biaya pakan maupun kesehatan ternak.

Hingga berita ini diturunkan, BerantasTipikorNews.Co.Id masih berupaya mengonfirmasi ke Kadis Peternakan SBD, Kepala Karantina Pertanian, dan KSOP Pelabuhan Bulok terkait mekanisme pengawasan dan jaminan kesehatan hewan pada pengiriman ini.
BerantasTipikorNews.Co.Id
Kabiro SBD, EMAN LEDU.
Sumba Barat Daya – Sebanyak 525 ekor ternak babi asal Kupang akhirnya mendapatkan kepastian untuk diberangkatkan ke Sumba setelah tertahan selama kurang lebih 2 bulan.

Keputusan ini diambil dalam gelar rapat koordinasi KSOP, ASDP, Karantina, Dinas Peternakan dan Dinas Perhubungan pada 9 September 2026 untuk menindaklanjuti aspirasi khususnya para peternak dengan mengkoordinasikan seluruh pihak terkait.

Rincian Pengiriman Tanpa Pembatasan Kuota:
Berdasarkan info yang dihimpun, terdapat ternak babi sebanyak 82 ekor yang merupakan bagian dari pengiriman yang sempat tertunda.

Pengiriman kali ini dilakukan dengan 13 Truk dan 4 Pick Up dengan total muatan 450 ekor yang akan diberangkatkan dengan Kapal Feri dari Pelabuhan Bulok menuju Sumba.

Dengan ditambahnya 82 ekor yang sebelumnya tertahan, maka total 525 ekor ternak babi kini dipastikan diberangkatkan tanpa ada pembatasan kuota.

Apresiasi Peternak, Harap Ada Kepastian Rutin:
Para peternak mengapresiasi langkah cepat instansi terkait dalam menyelesaikan persoalan ini.

Namun mereka juga berharap ke depan ada kepastian dan tidak ada lagi penahanan berbulan-bulan yang merugikan peternak, baik dari sisi biaya pakan maupun kesehatan ternak.

Hingga berita ini diturunkan, BerantasTipikorNews.Co.Id masih berupaya mengonfirmasi ke Kadis Peternakan SBD, Kepala Karantina Pertanian, dan KSOP Pelabuhan Bulok terkait mekanisme pengawasan dan jaminan kesehatan hewan pada pengiriman ini.

Kabiro SBD, EMAN LEDU.