PESISIR BARAT, BTN – Merespons tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir, Tim Siaga Bencana Polres Pesisir Barat bergerak cepat melakukan peninjauan langsung (patroli tanggap bencana) ke sejumlah titik rawan di wilayah hukum Pesisir Barat, Rabu (14/01/2026).
Langkah proaktif ini diambil sebagai upaya mitigasi dini guna meminimalisir risiko jatuhnya korban maupun kerugian materiil akibat potensi bencana alam, seperti banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang yang kerap mengintai saat cuaca ekstrem.
Dalam giat lapangan tersebut, personel menyisir area-area krusial, di antaranya:
- Memastikan tidak ada sumbatan yang berpotensi meluap ke pemukiman.
- Mengecek stabilitas tanah di area tebing yang bersinggungan langsung dengan akses jalan raya dan hunian warga.
- Berdialog langsung dengan warga yang tinggal di zona merah rawan terdampak.
Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kabag OPS KOMPOL Rohmadi, S.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di lapangan adalah bentuk komitmen nyata dalam menjamin keselamatan masyarakat.
Kami tidak ingin menunggu bencana terjadi baru bergerak. Pemantauan langsung ini bertujuan untuk mendeteksi potensi bahaya sejak dini. Jika ditemukan ada kerawanan yang meningkat, langkah penanganan atau evakuasi bisa segera kami koordinasikan dengan instansi terkait,” ujar KOMPOL Rohmadi.
Selain melakukan pemetaan teknis, Tim Siaga Bencana juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai protokol keselamatan saat cuaca buruk.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Segera laporkan kepada pihak kepolisian atau perangkat desa jika melihat tanda-tanda alam yang tidak biasa, seperti retakan tanah atau kenaikan debit air sungai yang drastis,” tambahnya.
Polres Pesisir Barat akan terus menyiagakan personel selama 24 jam untuk memantau perkembangan situasi cuaca dan siap diterjunkan sewaktu-waktu dalam kondisi darurat.






