Bangkep Sulteng, BTN — 14/08/2025-Janji Kapolres Bangkep untuk menindak tegas pelaku penangkapan ikan ilegal tampaknya tak digubris.
Hanya sehari setelah pernyataan tersebut dirilis, sebuah ledakan bom ikan kembali terdengar di perairan Buko Selatan, mengguncang ketenangan warga dan merusak ekosistem laut.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar tentang efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di wilayah tersebut.
Pada 13/08/2025 nelayan setempat melaporkan mendengar suara ledakan keras dari arah laut. Tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Bangkep dan instansi terkait langsung dikerahkan untuk melakukan penyelidikan.
“Kami telah menerima laporan dan langsung bergerak ke lokasi untuk mengumpulkan bukti,”
Ledakan ini terjadi hanya berselang satu hari setelah Kapolres Bangkep secara terbuka menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik penangkapan ikan ilegal yang merusak lingkungan.
Pernyataan tersebut, yang dilansir oleh kapolres seharusnya menjadi peringatan keras bagi para pelaku.
Namun, insiden terbaru ini menunjukkan bahwa ancaman tersebut tidak cukup untuk menghentikan mereka.
Dampak dan Tantangan
Praktik pengeboman ikan di wilayah ini telah lama menjadi masalah serius. Kerusakan terumbu karang akibat bahan peledak tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati laut, tetapi juga merugikan ribuan nelayan tradisional yang bergantung pada tangkapan ikan secara berkelanjutan.
Insiden ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi aparat penegak hukum. Pengawasan perairan yang luas membutuhkan sumber daya dan koordinasi yang lebih kuat, sementara para pelaku terus beraksi secara sembunyi-sembunyi.
Pertanyaan yang muncul kini adalah, apakah penegakan hukum hanya sebatas pernyataan, atau akan ada langkah konkret yang mampu memberikan efek jera?
Harapan dan Langkah Selanjutnya dari
Masyarakat setempat,mereka berharap pihak berwenang dapat mengambil tindakan yang lebih tegas dan efektif.
Diperlukan sebuah strategi baru, tidak hanya sekadar patroli, melainkan juga investigasi mendalam untuk membongkar jaringan di balik praktik ilegal ini.
Publik kini menantikan respons dan langkah nyata dari Kapolres Bangkep untuk membuktikan bahwa komitmennya bukan hanya janji di atas kertas.






