LUWUK TIMUR, BANGGAI —BTN 09/06/2026- Komandan Kodim (Dandim) 1308/Luwuk Banggai, Letkol Inf Cepi Kartiwa, S.Pd., meninjau langsung kondisi jembatan rusak di ruas jalan provinsi yang terletak di Desa Hunduhon, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai. Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk memastikan rencana perbaikan infrastruktur vital tersebut melalui program khusus dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Dalam peninjauan strategis tersebut, Dandim 1308/LB disambut langsung oleh jajaran pemerintah setempat. Hadir mendampingi di lokasi, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Luwuk Timur, Rahmat Kartolo Datu Adam, S.T., serta Kepala Urusan (Kaur) Umum Pemerintah Desa Hunduhon, Salman Sulaiman, S.H.
Jembatan di Desa Hunduhon ini memiliki peran yang sangat krusial bagi mobilitas keseharian masyarakat setempat. Infrastruktur tersebut merupakan jalur penghubung utama yang mengoneksikan Kecamatan Luwuk Timur, Kecamatan Masama, hingga meretas akses menuju kecamatan-kecamatan lain di wilayah teritorial Balantak Bersaudara.
Kondisi jembatan yang mengalami kerusakan parah dalam beberapa waktu terakhir kerap dikeluhkan oleh warga dan para pengguna jalan. Kerusakan ini dinilai menghambat aktivitas perekonomian lokal, memperpanjang waktu tempuh, serta mengganggu kelancaran distribusi logistik pangan antar-wilayah di Kabupaten Banggai.
Merespons keluhan masyarakat yang kian meluas, jajaran Kodim 1308/Luwuk Banggai bergerak cepat dengan melakukan survei awal. Kehadiran langsung Letkol Inf Cepi Kartiwa yang didampingi oleh unsur pemerintah kecamatan dan desa menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam memulihkan fasilitas publik.
Di sela-sela peninjauannya, Dandim 1308/LB menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat berkomitmen penuh untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat. Komitmen ini diwujudkan, salah satunya, melalui program percepatan pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur pedesaan yang menjadi prioritas pimpinan TNI AD.
”Jembatan ini adalah urat nadi perekonomian masyarakat dari Luwuk Timur menuju Masama hingga Balantak. Melalui program dari Bapak KSAD, kami akan berupaya maksimal agar perbaikan dapat segera dieksekusi dengan cepat dan tepat sasaran, sehingga mobilitas warga kembali normal,” ujar Letkol Inf Cepi Kartiwa di lokasi peninjauan.
Aktivitas peninjauan teknis di lapangan ini difokuskan untuk mengukur tingkat kerusakan struktur utama jembatan secara mendetail. Personel ahli dari kodim bersama pihak kecamatan saling bertukar informasi guna memetakan kerusakan fisik agar rencana rehabilitasi dapat dirancang secara matang.
Selain mengukur volume kerusakan, tim di lapangan juga merencanakan kebutuhan material dan logistik secara presisi. Langkah taktis ini diambil agar saat tahap eksekusi dimulai, seluruh kebutuhan teknis sudah terpenuhi dengan baik.
Perencanaan yang matang ini diharapkan membuat proses pengerjaan fisik oleh personel TNI AD dapat berjalan lancar. Dalam pelaksanaannya, Kodim 1308/LB memastikan akan terus berkoordinasi secara intensif dengan Pemcam Luwuk Timur dan Pemdes Hunduhon agar pengerjaan berjalan simultan tanpa kendala birokrasi.
Melalui program unggulan KSAD ini, TNI AD tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik semata, melainkan juga pada penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Gotong royong antara prajurit, pemerintah daerah, dan warga setempat diproyeksikan menjadi motor utama dalam akselerasi proyek ini.
Warga Desa Hunduhon menyambut baik dan mengapresiasi rencana intervensi kemanusiaan dari TNI AD serta dukungan penuh dari pemerintah kecamatan dan desa. Bagi mereka, kepastian perbaikan ini membawa angin segar setelah sekian lama didera kekhawatiran saat melintasi jembatan.
Masyarakat menaruh harapan besar agar proyek perbaikan jembatan provinsi ini bisa segera rampung dalam waktu dekat. Warga menginginkan akses transportasi publik kembali aman, sehingga tidak ada lagi wilayah yang terisolasi atau membahayakan keselamatan pengendara yang melintas.
Redaksi






