Scroll Untuk Lanjut Membaca

​BUALEMO, BTN — Menyikapi kondisi cuaca ekstrem akibat maraknya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Banggai, jajaran Polsek Bualemo bergerak cepat menunjukkan aksi nyata di lapangan. Mengimplementasikan Program Prioritas 100 Hari Kapolri “Quick Wins 01: Ruang Publik Aman”, aparat kepolisian menggelar aksi kemanusiaan berupa edukasi tatap muka serta pembagian masker gratis kepada masyarakat setempat pada Rabu (14/10/2026).

​Aksi proaktif ini dihadirkan sebagai wujud kepedulian kepolisian terhadap kesehatan dan keselamatan warga yang mulai terganggu oleh kabut asap tebal. Menindaklanjuti imbauan resmi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai, Moh. Riffai Mahiwa, personel Polsek Bualemo langsung menyisir berbagai titik keramaian publik guna meminimalisasi risiko gangguan kesehatan pada masyarakat.

​Rangkaian kegiatan sosial ini diawali sejak pukul 08.30 WITA dengan mengambil lokasi di area publik depan Alfamidi Desa Bualemo B, Kecamatan Bualemo. Kapolsek Bualemo, IPTU Alwi Polii, memimpin langsung personelnya untuk menyapa para pengendara dan warga yang sedang beraktivitas. Kehadiran aparat di pusat perbelanjaan ini disambut antusias oleh warga yang menerima bantuan masker secara gratis.

​Tidak berhenti di satu titik, rombongan kepolisian melanjutkan aksinya pada pukul 09.30 WITA menuju kawasan pelayanan publik di depan kantor BRI Bualemo. Di pusat aktivitas ekonomi dan perbankan ini, petugas kembali membagikan pelindung pernapasan sembari mengingatkan masyarakat agar senantiasa mengenakan masker demi menjaga saluran pernapasan dari paparan debu dan asap Karhutla.

​Memasuki pukul 10.30 WITA, jajaran Polsek Bualemo semakin memperluas jangkauan sasaran ke berbagai pusat keramaian di seputaran wilayah Kecamatan Bualemo. Melalui pendekatan persuasif dan dialogis (face to face), kepolisian memanfaatkan momen ini untuk mendengarkan langsung aspirasi, keluhan, hingga masukan dari warga terkait situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di tengah situasi tanggap bencana saat ini.

​Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, kabut asap akibat Karhutla telah berdampak signifikan terhadap jarak pandang (visibility) yang kini terbatas hingga kisaran 3 kilometer saja. Kondisi ini tidak hanya berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan seperti bahaya ISPA, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas bagi para pengguna jalan.

​Menjawab tantangan tersebut, aksi pembagian masker oleh Polsek Bualemo menjadi langkah mitigasi awal yang sangat vital. Kapolsek Bualemo, IPTU Alwi Polii, menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya sebatas menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga hadir memberikan empati dan solusi konkrit di saat masyarakat dihadapkan pada ancaman bencana lingkungan.

​Di sela-sela kegiatan, IPTU Alwi Polii turut menyampaikan seruan Kamtibmas kepada seluruh elemen masyarakat. Pihaknya mengajak warga untuk saling bahu-membahu menjaga kondusifitas lingkungan, serta menekankan larangan keras terhadap praktik pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar yang dapat memperparah pekatnya kabut asap.

​Masyarakat Kecamatan Bualemo menyambut hangat aksi responsif dan humanis dari aparat kepolisian tersebut. Warga mengapresiasi perhatian jajaran Polsek Bualemo dan berharap kegiatan pemantauan berkala terhadap dinamika ketebalan asap terus dilakukan secara konsisten demi menjamin keamanan wilayah.

​Selain pemantauan rutin, warga juga berharap edukasi dan sosialisasi mengenai mitigasi dampak Karhutla terus ditingkatkan. Imbauan untuk membatasi aktivitas di luar ruangan—terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia—menjadi perhatian utama demi menjaga kesehatan bersama di tengah ancaman kabut asap.