​SUMBA BARAT DAYA, BTN – Harapan dan doa tak putus-putusnya dipanjatkan oleh pasangan Bapak Lukas Lede Wello dan Ibu Theresia Bela Kali. Warga Desa Sangu Ate, Kampung Wee Kii, Kecamatan Wewewa Barat ini tengah berjuang mencari keberadaan putri tercinta mereka, Sisilia Nona Wello, yang hilang kontak tanpa kabar sejak tahun 2018. Minggu 25/1/2026

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Sisilia, anak kedua dari pasangan tersebut, diketahui berangkat ke Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk menempuh pendidikan tinggi di Kampus Saraswati Mataram pada tahun 2017. Namun, baru setahun menjalani masa kuliah, komunikasi dengan pihak keluarga terputus total.

Sejak tahun 2018, kami kehilangan jejak. Kami sudah kehabisan daya untuk melakukan pencarian mandiri ke sana,” ungkap Lukas Lede Wello dengan nada lirih.

​Pihak keluarga mengaku telah menempuh jalur hukum dengan melaporkan kehilangan ini kepada aparat penegak hukum di Polres Mataram. Namun, hingga saat ini, titik terang mengenai keberadaan Sisilia belum juga ditemukan.

​Sang ibu, Theresia Bela Kali, hanya bisa berharap agar hati putrinya terketuk dan mengingat kembali kasih sayang keluarga yang menantinya di Sumba.

​Kami hanya ingin dia ingat rumah. Semoga pikiran dan hatinya dipulihkan sehingga dia ingat kami yang membesarkannya. Kami sangat merindukannya,” ucap Theresia penuh harap.

​Keluarga besar Sisilia kini mengetuk pintu hati seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Mataram, Bali, dan sekitarnya, untuk membantu memberikan informasi sekecil apa pun.

  • ​Sisilia Nona Wello
  • ​Desa Sangu Ate, Sumba Barat Daya
  • ​Mahasiswi Kampus Saraswati Mataram (Angkatan 2017)
  • ​Hilang kontak sejak 2018

​Bagi masyarakat yang pernah melihat atau mengetahui keberadaan Sisilia, mohon kesediaannya untuk segera menghubungi pihak keluarga melalui kontak berikut:

​📞 WhatsApp/Telepon: 0812-4657-0704 (Keluarga Sisilia)

​Rilis Berita: Berantas Tipikor News

Penulis: Eman Ledu (Kabiro SBD)