Gorontalo BTN 05/08/2026-Polda Gorontalo terus berkomitmen untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh wilayah hukumnya. Komitmen ini diwujudkan melalui langkah konkret Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Gorontalo dengan menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan guna meminimalisir potensi gangguan keamanan dan pelanggaran di jalan raya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Pada Rabu sore, 5 Agustus 2026, Ditlantas Polda Gorontalo kembali menerjunkan personelnya dalam melaksanakan agenda operasi Patroli Hunting dan Stasioner. Kegiatan intensif yang dimulai tepat pukul 14.00 WITA ini difokuskan pada sejumlah titik rawan kemacetan serta area yang sering menjadi lokasi pelanggaran aturan lalu lintas.

​Pelaksanaan patroli presisi tersebut dipimpin langsung oleh Panit PJR Ditlantas Polda Gorontalo, IPDA Yunarto Rivai, S.H. Di bawah komandonya, giat lapangan ini dirancang untuk memastikan kehadiran kepolisian secara nyata di tengah masyarakat, khususnya bagi para pengguna jalan yang melintas di jalur-jalur utama.

​Guna mengoptimalkan daya jangkau dan pengawasan, operasi ini melibatkan personel gabungan yang terdiri dari Tim I, Tim II, dan Tim III PJR Ditlantas Polda Gorontalo. Sinergi inter-tim ini dibentuk agar penanganan dan pemantauan di lapangan dapat berjalan secara cepat, terukur, dan merata di setiap sudut area sasaran.

​Adapun kawasan yang menjadi fokus utama dalam patroli kali ini meliputi seputaran Jalan Bypass Kabila hingga kawasan Jalan GOR di wilayah hukum Polda Gorontalo. Kedua jalur tersebut dikenal memiliki tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi, terutama pada jam-jam rawan sore hari saat aktivitas masyarakat meningkat.

​Strategi yang diterapkan petugas memadukan dua metode utama, yakni patroli hunting (bergerak) dan patroli stasioner (pemantauan titik statis). Metode hunting memungkinkan petugas mendeteksi serta menindak secara langsung pelanggaran kasatmata yang berpotensi memicu kecelakaan, sementara pemantauan stasioner difokuskan untuk mengurai titik kerawanan macet.

​Dalam pelaksanaannya, seluruh personel mengedepankan pendekatan yang humanis, edukatif, dan profesional sesuai dengan asas kehati-hatian serta prinsip Kode Etik Kepolisian. Petugas memberikan edukasi serta imbauan tertib berlalulintas kepada para pengendara, mengutamakan tindakan persuasif dan preventif demi keselamatan bersama.

​Langkah proaktif jajaran PJR ini mendapat respons positif dari warga dan pengendara yang melintas. Keberadaan jajaran kepolisian di sepanjang Jalan Bypass Kabila dan Jalan GOR terbukti efektif menekan angka pelanggaran, meminimalisir potensi balap liar, serta mencegah potensi kemacetan akibat kendaraan yang berhenti tidak pada tempatnya.

​Kegiatan patroli ini bukan sekedar upaya penegakan hukum di jalan raya, melainkan wujud pengabdian dan pelayanan kepolisian dalam memberikan perlindungan serta rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat pengagum tertib lalu lintas.

​Seluruh rangkaian kegiatan Patroli Hunting dan Stasioner ini berakhir pada pukul 17.30 WITA. Selama tiga setengah jam operasi berlangsung, arus lalu lintas di seluruh kawasan sasaran terpantau lancar, aman, dan terkendali tanpa adanya insiden menonjol yang mengganggu kondusivitas wilayah.

​Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan tugas di lapangan, seluruh jalannya kegiatan telah didokumentasikan secara terstruktur oleh tim terkait untuk selanjutnya disajikan sebagai laporan resmi kepada jajaran pimpinan Polda Gorontalo.

​Laporan pelaksanaan tugas ini disampaikan secara resmi kepada Direktur Lalu Lintas Polda Gorontalo sebagai bentuk pertanggungjawaban operasional. Ditlantas Polda Gorontalo turut mengimbau seluruh masyarakat pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi terciptanya kenyamanan dan keselamatan berkendara secara berkelanjutan.

Redaksi