TAMBOLAKA, BTN — KRISTOFORUS BALI ATE Selaku Ketua Forum Pemuda NTT Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), , meminta Polres SBD Tegakan Hukum terkait Kasus Dugaan Penipuan yang di Lakukan Oleh Oknum Karyawan PT.BANK BRI WAIKABUBAK Secara terang Meberang atau secara profesional terhadap laporan dugaan penipuan dan penggelapan dana nasabah PT VANK BRI yang dilaporkan oleh NASAVAH Yesua Todo Nura Lele. 2/09/2026
Berdasakan Data yang di himpun Ketua Forum PEMUDA NTT KRIISTOFORUS Menjelaskan sejak tanggal 26 -29 mei tahun 2020 Pihak Nasabah merasa di tipu sehingga Kasus tersebut d berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dana nasabah dan dalam laporan yang disampaikan kepada pihak berwenang diduga melibatkan seorang staf PT.BANK RBRI Cabang Waikabubak. Nilai kerugian yang disebut oleh pihak pelapor mencapai miliaran rupiah.
Kristoforus menyampaikan hal tersebut kepada awak media, Selasa (1/9/2026), dengan meminta agar proses penanganan perkara dilakukan secara transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sehingga publik tidak Menilai Penegak hukum tidak tebang Pilih
Sehingga , masyarakat membutuhkan kepastian mengenai setiap laporan yang telah disampaikan kepada aparat penegak hukum. Yaitu Polres Sumba Barat daya (SBD
“Kalau boleh saya imbau agar kita terus bekerja sama, saling berdampingan, transparansi dan juga profesional mengungkap keluhan masyarakat, Tegas leleaki Muda Yang menjabat sebagai ketua Forum SBD biasa di Sapa Kristoforus.
Ia mengatakan masyarakat tetap menghormati kewenangan kepolisian dalam melakukan penyelidikan maupun penyidikan. Namun, menurutnya, penghormatan tersebut perlu diimbangi dengan pelayanan dan komunikasi yang baik kepada masyarakat yang melaporkan suatu persoalan hukum yang di alami nya.
“Kami masyarakat menghormati pihak yang berwenang, demikian sebaliknya agar segala sesuatu yang berkaitan dengan keluhan dan pelaporan bisa terselesaikan dengan baik,” pungkanya.
Kristoforus mengapresiasi langkah Polres SBD yang telah menerima laporan dan memberikan ruang kepada pihak korban beserta pihak yang mendampinginya untuk menyampaikan persoalan tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kasatreskrim Polres SBD beserta anggota yang telah menerima dan berkomunikasi dengan pihak pelapor.
“Terima kasih atas penerimaan Pak Kasatreskrim dan anggota-anggota yang berperan sebagai Penyelidik hingga menuju Penyidikan ungkapnya.
Meski demikian, Kristoforus berharap proses tersebut terus berlanjut sesuai prosedur sehingga pihak pelapor memperoleh kepastian mengenai perkembangan laporan yang telah disampaikan Ke Polres Sumba Barat daya ,
Ia meminta aparat penegak hukum tetap bekerja berdasarkan alat bukt Barang Bukti i dan ketentuan hukum yang berlaku, tanpa mengesampingkan hak-hak seluruh pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Kristoforus juga menyatakan bahwa apabila proses penanganan di tingkat Polres SBD belum memberikan kejelasan, pihaknya akan mempertimbangkan langkah sesuai mekanisme yang tersedia.
“Apabila mungkin dari pihak Polres sendiri tidak mampu menangani ini, pastinya kami akan upayakan untuk menindaklanjuti dengan melapor ke jenjang yang lebih tinggi, Yaitu Kasusu Ini kami Laporkan ke POLDA NTT tegasnya.
Namun, ia mengatakan masih menaruh kepercayaan terhadap Polres SBD untuk menangani laporan tersebut.
“Saya yakin dan percaya bahwa hari ini Polres SBD mampu menyelesaikan ini. Apalagi Pak Kasatreskrim sudah menyediakan waktu dan bisa berjumpa langsung dengan korban, Beber Ketua Firum
Selain meminta kepastian dari aparat penegak hukum, Kristoforus juga berharap pihak PT BANK BRI,Selaku Badan Usahan Milik Negara(BUMN) memberikan ruang klarifikasi terkait persoalan yang dilaporkan nasabah tersebut.
Menurutnya, pemberitaan mengenai suatu perkara sebaiknya memperoleh informasi dari berbagai pihak sehingga masyarakat mendapatkan gambaran yang lebih lengkap mengenai persoalan yang sedang ditangani.






