BANGGAI LAUT – BTN 24/04/2026-Langkah nyata dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat kembali ditunjukkan melalui kolaborasi harmonis antara Pemerintah Desa Matanga dan PDAM Banggai Laut. Sebuah pertemuan strategis baru saja digelar untuk menindaklanjuti rencana penyaluran air bersih bagi warga.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah desa serta perwakilan masyarakat dari Dusun 5 dan Dusun 6. Meski tidak seluruh warga hadir secara fisik, forum tersebut berhasil mencapai mufakat terkait skema pembiayaan yang akan diterapkan.
Inti dari kesepakatan tersebut adalah penetapan biaya sebesar Rp300.000 bagi setiap kepala keluarga. Dana ini dialokasikan khusus untuk pengadaan aksesori pendukung instalasi air agar distribusi ke rumah-rumah warga berjalan optimal.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Matanga, Aljufri Pamuna, SE., menyatakan bahwa angka tersebut merupakan hasil pertimbangan matang. Menurutnya, nilai ini sangat rasional dan tidak akan memberatkan kantong masyarakat dalam jangka panjang.
”Pembayaran senilai 300 ribu rupiah itu kami nilai sangat membantu masyarakat desa. Ini adalah investasi kecil untuk mendapatkan manfaat besar, yakni aliran air bersih yang stabil ke rumah-rumah,” ujar Aljufri di sela-sela kegiatan.
Senada dengan Pj Kepala Desa, Kepala Dusun 5 juga memberikan apresiasi serupa. Ia mencatat adanya rasa lega yang terpancar dari raut wajah para warga setelah mendengar kejelasan mengenai biaya operasional tersebut.
Pihak pemerintah dusun mengakui bahwa akses air bersih selama ini menjadi dambaan warga. Oleh karena itu, kesepakatan ini disambut dengan penuh rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Direktur Utama PDAM Banggai Laut atas kebijakan yang pro-rakyat.
Dukungan juga datang dari kalangan akademisi dan tokoh masyarakat setempat. Darjo Dirman, S.Pd., warga Dusun 6, menilai kebijakan ini sebagai solusi konkret yang berpihak pada ekonomi lemah.
Menurut Darjo, nominal yang disepakati sangat membantu masyarakat menengah ke bawah yang membutuhkan kepastian layanan publik tanpa beban biaya yang melangit. Ia memuji transparansi yang dikedepankan dalam pertemuan tersebut.
Tak ketinggalan, suara optimisme datang dari generasi muda. JM, salah satu pemuda Dusun 5, menyampaikan apresiasi mendalam atas langkah cepat yang diambil oleh Pemerintah Desa Matanga dalam menjalin koordinasi dengan pihak PDAM.
”Kami mengapresiasi respons taktis pemerintah desa. Kecepatan dalam mengambil keputusan dan menjalin kerja sama dengan PDAM akhirnya membuahkan hasil nyata bagi kami semua,” ungkap JM dengan penuh semangat.
Guna memastikan semua rencana ini berjalan sesuai koridor, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menegaskan komitmennya untuk melakukan pengawasan ketat. BPD siap mengawal proses ini hingga air benar-benar mengalir ke setiap rumah.
Penegasan dari Ketua BPD ini menjadi penutup sekaligus jaminan bahwa kesepakatan antara pemerintah desa, PDAM, dan warga Matanga akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kesejahteraan bersama.
Andibur






