Scroll Untuk Lanjut Membaca

WAINGAPU, BTN – Potensi pariwisata Kabupaten Sumba Timur tidak pernah diragukan. Hamparan savana, pantai eksotis, perbukitan, hingga kekayaan budaya seperti Pasola dan tradisi adat telah lama menjadi daya tarik wisata kelas dunia. Namun, di balik pesona tersebut, pengembangan sektor pariwisata dinilai belum menunjukkan kemajuan yang signifikan. 28/07/2026

Pemerintah Kabupaten Sumba Timur terus menyampaikan komitmen meningkatkan promosi, pengembangan destinasi, dan penyelenggaraan agenda budaya untuk mendongkrak kunjungan wisatawan pada semester II Tahun 2026. Namun, komitmen itu harus dibuktikan dengan langkah nyata, bukan sekedar seremoni dan publikasi.

Sejumlah persoalan yang selama ini menjadi perhatian publik masih membutuhkan penyelesaian, mulai dari akses jalan menuju beberapa objek wisata yang belum optimal, minimnya fasilitas pendukung, kebersihan di sejumlah lokasi wisata, hingga belum meratanya pemberdayaan masyarakat di sekitar destinasi.

Promosi tanpa dibarengi peningkatan kualitas destinasi dikhawatirkan hanya akan menciptakan ekspektasi tinggi bagi wisatawan, tetapi meninggalkan kesan yang kurang baik saat mereka tiba di lapangan. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi citra pariwisata Sumba Timur di tingkat nasional maupun internasional.

Pemerintah daerah juga didorong untuk lebih serius melibatkan pelaku usaha, komunitas pariwisata, tokoh adat, dan masyarakat lokal dalam menyusun arah pembangunan sektor wisata. Keberhasilan pariwisata tidak hanya diukur dari banyaknya agenda budaya yang digelar, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan kualitas layanan di destinasi wisata.

Sumba Timur memiliki semua modal untuk menjadi destinasi unggulan Indonesia. Namun tanpa pembenahan yang konsisten, pengawasan yang ketat, serta keberanian mengevaluasi program yang belum efektif, potensi besar tersebut dikhawatirkan hanya akan menjadi slogan promosi, bukan kekuatan ekonomi yang benar-benar dirasakan masyarakat.

#SumbaTimur #Pariwisata

Piter Kabiro, Sumba Timur.