KILONGAN,BTN 14 FEBRUARI 2026 – Krisis pelayanan publik mencapai titik nadir di wilayah Kilongan.Kecamatan Kilongan Kabupaten Banggai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Unit Kilongan kini menjadi sorotan tajam menyusul terhentinya pasokan air bersih selama empat hari berturut-turut. Kegagalan ini dinilai bukan lagi sekedar kendala teknis, melainkan bentuk pengabaian sistematis terhadap hak dasar warga negara.
Jeritan ibu rumah tangga di Kilongan mulai memuncak malam ini. Berdasarkan laporan langsung dari lapangan, aktivitas domestik warga praktis lumpuh total. Tumpukan baju kotor menggunung, piring-piring berlemak memenuhi dapur tanpa setetes air pun untuk membasuhnya, hingga kondisi sanitasi yang kian memprihatinkan.
Seorang warga dengan nada geram melontarkan kritik pedas.“Masak sudah empat hari air tidak jalan sama sekali? Piring tidak ada yang bersih! Mereka (PDAM) ini mau kasih busuk orang-orang yang tinggal di rumah?” Kekesalan ini menggambarkan betapa putusnya asa warga yang harus bertahan hidup di tengah ketiadaan air bersih, sementara tagihan bulanan tetap dituntut tepat waktu.
Sangat ironis melihat manajemen PDAM Kilongan yang tampak adem-ayem di tengah penderitaan pelanggan. Absennya air bersih bukan sekedar masalah kenyamanan, tapi sudah menyentuh isu kesehatan dan martabat manusia. Empat hari tanpa air adalah durasi yang tidak masuk akal untuk sebuah perbaikan jika manajemen memiliki kompetensi dan rasa tanggung jawab.
Pengamat kebijakan publik, menegaskan bahwa ini adalah potret manajemen yang bobrok.“Rakyat membayar untuk layanan nyata, bukan untuk pipa kosong yang hanya mengeluarkan angin. Apa sebenarnya kerja para oknum di PDAM Kilongan selama empat hari ini? Apakah mereka baru akan bergerak setelah warga terserang penyakit akibat sanitasi buruk?”
Masyarakat Kilongan secara tegas menuntut,Pimpinan PDAM Kilongan harus keluar dan menjelaskan secara terbuka mengapa distribusi air macet total selama 4 hari.
Segera kirimkan armada tangki air ke titik-titik pemukiman terdampak sebagai bentuk kompensasi kegagalan layanan.
Mendesak pemerintah daerah untuk mengevaluasi total manajemen PDAM Kilongan yang terbukti gagal memenuhi kebutuhan dasar rakyat.
Jika dalam waktu dekat tidak ada aliran air yang normal, warga mengancam akan melakukan aksi protes lebih keras untuk menuntut pertanggungjawaban atas kerugian yang dialami.
PDAM KILONGAN JANGAN TIDUR! RAKYAT BUTUH AIR, jangan BiKiN ALASAN yang basi
Sampai berita ini tayang PDAM Kilongan tidak bisa dihubungi untuk keseimbangan berita,redaksi tetap membuka ruang untuk Klarifikasi demi keberimbangan berita
Redaksi






