Scroll Untuk Lanjut Membaca

SUMBA BARAT DAYA, BTN – Warga Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur, kembali digegerkan oleh peristiwa kekerasan yang berujung kematian. 19/11/2025

Seorang pria bernama A.N Kalendi (28) tewas di tempat dengan luka senjata tajam parah setelah terlibat dalam penyerangan di kawasan Hadu Eru, Kampung Billa Karendi, Desa Bukambero, Kecamatan Kodi Utara.

Korban yang diduga merupakan bagian dari rombongan pelaku pencurian ternak ini tewas saat dikejar balik oleh massa dari pihak korban pencurian.

*Kronologi Kejadian, Berawal dari Tebusan Kerbau Curian*

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasih Humas) Polres Sumba Barat Daya, AKP Bernat Bili Kandi, S.H., dalam rilis pada media ini pada Rabu (19/11/2025) membenarkan dan memaparkan kronologi kejadian yang terjadi pada Selasa, 18 November 2025:

Pencurian terjadi Dini Hari (Pukul 03.00 WITA). Kasus bermula dari aksi pencurian ternak kerbau milik saksi Dita Pati (75) di Kampung Homba Goppo, Desa Kalembu Kaha. Pelaku pencurian, yang diidentifikasi sebagai N.Y (30), berhasil lolos bersama barang curiannya meski sempat dikejar.

Permintaan Tebusan pada (Pukul 10.00 WITA) N.Y menghubungi Dita Pati via telepon dan meminta tebusan sebesar Rp 40.000.000,00 untuk kerbau yang dicurinya. Pihak korban menolak, dan terjadi perdebatan sengit.

Aksi Penyerangan (Pukul 13.00 WITA).Diduga karena perdebatan tersebut, N.Y mengumpulkan rombongan atau massa (dikenal sebagai “Ramongan”) yang berjumlah sekitar 12 orang, termasuk korban tewas, A.N Kalendi, untuk melakukan penyerangan ke Kampung Homba Ghobo, tempat tinggal Dita Pati dan keluarganya.

*Korban Tertangkap dan Tewas (Pukul 14.00 WITA),*

Rombongan penyerang tiba di Kampung Homba Ghobo, namun massa dari pihak Dita Pati telah siap menunggu. Kalah jumlah, rombongan N.Y melarikan diri dan dikejar oleh massa lawan.

Dalam pengejaran inilah, A.N Kalendi tertangkap dan dibunuh oleh tiga terduga pelaku di lahan kebun Hadu Eru.

Korban Tewas dengan Luka Sajam Mengerikan
AKP Bernat Bili Kandi menjelaskan, korban A.N Kalendi yang beralamat di Kampung Kapaka Malenggeng, tewas di lokasi kejadian (TKP).

“Setelah mendapatkan informasi, Kapolsek bersama anggota segera menuju dan mengamankan TKP. Hasil Visum Et Repertum menunjukkan bahwa korban meninggal dunia akibat sabetan senjata tajam di siku kanan, bahu kanan, punggung kanan, dan perut hingga usus terburai keluar,” ujar Kasih Humas dalam rilisnya.

*Tiga Terduga Pelaku Telah Diidentifikasi*

Polres SBD telah mengidentifikasi tiga terduga pelaku pembunuhan yang menyebabkan kematian A.N Kalendi. Mereka adalah.

Inisial R.P (24), Alamat Kampung Pangadenga, Desa Bukambero.
Inisial N.N(25), Alamat Kampung Homba Goppo, Desa Kalembu Kaha.

Inisial N.B (30), Alamat Kampung Homba Goppo, Desa Kalembu Kaha.

Pihak Kepolisian SBD saat ini tengah memproses kasus ini lebih lanjut. Pengejaran terhadap pelaku pencurian, N.Y dan tiga terduga pelaku pembunuhan sedang dilakukan.

Sampai berita ini tayang pihak kepolisian masih memburu terduga pelaku,untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Tibo