JAKARTA, BTN — 18/09/2025, Pemerintah pusat, melalui Badan Gizi Nasional (BGN), secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas insiden keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).
Permintaan maaf ini disampaikan langsung oleh Kepala BGN, Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana, dalam konferensi pers yang digelar di Gedung BGN, Jakarta Pusat.
“Atas nama pemerintah pusat, kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh siswa, orang tua, dan masyarakat Bangkep atas musibah ini,” ujar Prof. Dadan.
“Insiden ini adalah sebuah kelalaian yang tidak seharusnya terjadi, dan pemerintah akan memastikan hal serupa tidak terulang di masa mendatang.”
Insiden ini terjadi pada tanggal 16/09/2025 di beberapa sekolah,di Bangkep.di mana para siswa mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan yang disediakan oleh Penyedia MBG di Bangkep Hingga saat ini, masih banyak siswa yang telah dilarikan ke rumah sakit dan Yang mungkin ada yang dirawat oleh keluarga atau orang tua siswa itu sendiri,dan yang masih dalam perawatan intensif.
Sebagai langkah cepat, BGN Pusat telah mengirimkan tim khusus ke lokasi untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait.
Tim ini bertugas untuk:
* Membantu penanganan medis bagi seluruh korban.
* Melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti keracunan, termasuk menelusuri sumber makanan yang terkontaminasi.
Pemerintah berjanji akan menindaklanjuti hasil investigasi dengan tegas. Pihak-pihak yang terbukti lalai atau bertanggung jawab atas insiden ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Kami berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas kasus ini. Kesehatan dan keselamatan anak-anak bangsa adalah prioritas utama kami,” tutup Prof. Dadan.
“Mari kita bersama-sama memastikan bahwa Bangkep menjadi tempat yang aman bagi seluruh generasi muda.”






