WAINGAPU, BTN – Pendampingan melalui program ASTER Anak dan ASTER Lansia terus menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan sosial bagi kelompok rentan. Namun, keberhasilan program ini tidak dapat diukur hanya dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan oleh anak-anak dan lanjut usia yang membutuhkan perlindungan serta pendampingan. 28/07/2026
Di Kabupaten Sumba Timur, tantangan pelayanan sosial masih membutuhkan perhatian serius. Masih terdapat anak-anak yang memerlukan akses pendidikan, perlindungan dari kekerasan, pemenuhan gizi, dan lingkungan tumbuh kembang yang layak. Di sisi lain, tidak sedikit lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi maupun sosial sehingga membutuhkan perhatian dan pendampingan secara berkelanjutan.
Program ASTER diharapkan menjadi ujung tombak dalam menjangkau masyarakat yang selama ini sulit mengakses layanan sosial. Pendamping sosial memiliki peran penting untuk memastikan setiap anak memperoleh hak-haknya, sementara para lansia mendapatkan pelayanan, perlindungan, dan penghormatan atas martabat mereka.
Meski demikian, berbagai pihak menilai program ini harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat, pendataan yang akurat, serta evaluasi berkala. Pendampingan tidak boleh berhenti pada kunjungan atau pelaporan administratif, tetapi harus mampu menghadirkan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga didorong untuk memperkuat dukungan terhadap para pendamping sosial yang bekerja langsung di lapangan. Dengan wilayah yang luas dan kondisi geografis yang tidak selalu mudah dijangkau, para pendamping membutuhkan fasilitas dan dukungan yang memadai agar pelayanan dapat berjalan secara maksimal.
Keberhasilan ASTER Anak dan ASTER Lansia pada akhirnya bukan hanya menjadi tanggung jawab pendamping sosial, tetapi juga memerlukan sinergi pemerintah, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen daerah. Pelayanan sosial yang berkualitas harus mampu menjangkau hingga ke pelosok, sehingga tidak ada anak yang kehilangan haknya dan tidak ada lansia yang merasa ditinggalkan.
Masyarakat berharap program ini terus diperkuat dengan langkah-langkah nyata yang terukur. Sebab, pelayanan sosial yang efektif bukan hanya tercermin dalam laporan kegiatan, tetapi dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat yang benar-benar merasakan manfaat kehadiran negara.
Piter Kabiro Sumba Timur.






