SUMBA BARAT DAYA, BTN – Aroma tak sedap tercium dari proyek pembangunan pagar tembok keliling Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Omba Loko, Desa Rama Dana, Kecamatan Loura. Proyek bernilai fantastis sebesar Rp 1.897.434.000 dari APBD Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Tahun 2025 ini diduga kuat dikerjakan secara serampangan dan menyimpang dari spesifikasi teknis demi mengejar keuntungan pribadi. 27/12/2025
Hasil investigasi di lapangan mengungkap praktik “kucing-kucingan” yang diduga didalangi oleh oknum pengawas proyek. Informasi yang dihimpun menyebutkan adanya instruksi kepada para tukang untuk merakit besi di lokasi tersembunyi. Langkah ini diduga sengaja dilakukan untuk menghindari pengawasan Dinas Lingkungan Hidup atau dinas terkait, sehingga manipulasi volume atau kualitas besi tidak terdeteksi.
Tak berhenti di situ, bobroknya pengerjaan makin terlihat pada teknik pengecoran tiang. Pengawas diduga memerintahkan tukang untuk memasang papan bekisting terlebih dahulu, baru kemudian memasukkan besi tiang dan langsung menyiramnya dengan campuran beton.
”Ini jelas akal-akalan. Secara teknis, besi harus terikat dan terpasang sempurna sebelum papan ditutup agar posisinya presisi. Kalau besi dimasukkan belakangan ke dalam kotak papan lalu disiram semen, kualitas kekuatannya nol besar. Itu namanya kerja asal jadi!” ungkap seorang sumber yang memahami konstruksi.
Ulah oknum pengawas ini memicu kemarahan warga. Proyek miliaran rupiah yang seharusnya menjadi aset daerah, kini terancam menjadi monumen kegagalan konstruksi yang merugikan keuangan negara. Masyarakat menuntut ketegasan Pemerintah Kabupaten SBD untuk segera turun tangan melakukan audit fisik sebelum kerugian negara semakin membengkak.
”Kami minta dinas terkait jangan tidur! Ini uang rakyat, bukan uang pribadi pengawas. Jangan biarkan spesifikasi dikangkangi demi mempertebal kantong oknum. Segera tindak tegas kontraktor dan pengawasnya,” tegas salah satu warga dengan nada geram.
Publik kini menunggu keberanian Dinas Lingkungan Hidup SBD dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan praktik curang ini. Jika dibiarkan, proyek TPA Omba Loko hanya akan menjadi ladang korupsi yang dibalut tembok beton berkualitas rendah.
Kabiro SBD: Eman Ledu
Editor: Erwin nayoan






