Buko Selatan, Bangkep- BTN–2 November 2025 – Semangat konservasi dan pariwisata bahari membara di Buko Selatan. Sebanyak puluhan pemuda setempat mengikuti Praktek Snorkeling Dasar yang diselenggarakan oleh Blue Alliance Indonesia di Pantai Wisata Kayubas,Desa Sapelang, Kecamatan Buko Selatan, pada Minggu (2/11/2025).
Kegiatan ini bukan sekedar pelatihan teknis, melainkan langkah nyata dalam menumbuhkan kecintaan serta kesadaran generasi muda terhadap kekayaan keanekaragaman hayati bawah laut yang dimiliki Buko Selatan.
Pertemuan kedua dari total 16 sesi tatap muka ini dirancang untuk mencetak agen perubahan yang peduli lingkungan laut.Membekali Peserta dengan Pengetahuan dan Keterampilan Inti
Adi, tutor utama dalam pelatihan ini, menjelaskan bahwa kurikulum yang diterapkan cukup komprehensif. “Pelatihan ini fokus pada penguasaan teknik dasar snorkeling, mulai dari penggunaan perlengkapan (masker, snorkel, fin), teknik dypping (menyelam dangkal), hingga teknik pernapasan yang benar,” ujar Adi.
Ia menambahkan bahwa penguasaan kemampuan dasar ini sangat krusial. “Ini memberikan kontribusi besar pada kemampuan awal peserta dan menjadi bekal fundamental bagi mereka yang berkeinginan melanjutkan ke tingkat penyelaman yang lebih lanjut,” tegasnya.
Antusiasme peserta terlihat jelas.Mereka datang dengan passion dan tujuan yang beragam, mencerminkan potensi besar Buko Selatan sebagai destinasi bahari.
*Beberapa peserta termotivasi untuk menjadi pemandu wisata selam profesional.*Ada pula yang berambisi menjadi konten kreator bawah laut, mendokumentasikan keindahan terumbu karang.
Lainnya ingin mengikuti jejak orang tua mereka sebagai nelayan, namun dengan perspektif konservasi yang modern.
Menuju Agen Perubahan Bahari
Blue Alliance Indonesia berharap, setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan ini, para peserta dapat menjadi agen perubahan yang aktif. Mereka diharapkan tidak hanya menikmati keindahan laut, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan sumber daya laut di daerah mereka, yang merupakan aset vital bagi ekonomi dan ekologi lokal.
Sebagai pengakuan atas keterampilan yang telah dikuasai, setiap peserta akan menerima sertifikat di akhir pelatihan. Sertifikat ini menjadi modal berharga untuk membuka dan mengembangkan karir mereka di bidang bahari, baik dalam snorkeling, dayping (menyelam dangkal), maupun sektor pariwisata bahari lainnya.






