Kupang Barat, BTN — Kunjungan Menteri Desa ke Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, di kawasan Pantai Oesina, kembali menjadi sorotan publik. Di tengah penyambutan masyarakat yang cukup ramai, muncul kembali satu tuntutan utama: pembangunan harus benar-benar dirasakan, bukan sekedar kunjungan formalitas. 15/05/2026

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sejak pagi, kawasan Pantai Oesina dipadati warga yang ingin menyaksikan langsung kedatangan rombongan pejabat pusat dan daerah. Antusiasme tersebut berjalan beriringan dengan harapan besar masyarakat terhadap percepatan pembangunan desa yang selama ini dinilai belum optimal.

Dalam kunjungan itu, Menteri Desa bersama rombongan meninjau sejumlah titik lokasi dan berdialog dengan pemerintah desa serta masyarakat setempat. Pembahasan mencakup pengembangan potensi wisata, peningkatan infrastruktur, serta penguatan ekonomi desa.

Namun di balik agenda resmi tersebut, sebagian warga kembali menyuarakan kegelisahan yang sama: banyak kunjungan, tetapi dampak nyata masih minim terasa. Kami sudah sering lihat pejabat datang. Tapi perubahan di lapangan masih belum sesuai harapan,” ujar salah satu warga.

Pantai Oesina sendiri memiliki potensi wisata alam yang cukup besar, namun hingga kini masih membutuhkan pengelolaan dan dukungan infrastruktur yang lebih serius agar bisa berkembang menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Kupang.

Kunjungan ini kembali membuka harapan baru bagi masyarakat Lifuleo. Namun harapan tersebut kini disertai tuntutan yang semakin tegas: program pembangunan harus jelas, terukur, dan benar-benar sampai ke masyarakat.

Di tengah euforia kunjungan pejabat, pertanyaan warga tetap sama: apakah ini awal perubahan nyata, atau hanya bagian dari agenda seremonial yang berulang?