BANGGAI LAUT –BTN.14/03/2026 Pimpinan Redaksi Berantastipikornews, Hermanius Burunaung, mengeluarkan pernyataan tegas terkait integritas media dan independensi jurnalisnya. Hal ini dipicu oleh dinamika informasi yang berkembang di wilayah Banggai Laut (Balut) dan Banggai Kepulauan (Bangkep).serta Banggai,(BABASAL)
Suasana pagi Hermanius Burunaung terusik oleh rentetan pesan singkat yang masuk ke ponselnya.
”Pagi-pagi setelah bangun tidur, betapa kagetnya saya melihat pesan WhatsApp yang masuk. Anggota kami di Banggai Laut mengirimkan sebuah tulisan dari salah satu jurnalis di sana yang isinya bernada penekanan terhadap anggota Berantastipikornews di Banggai Laut,” ungkap Hermanius dengan raut serius.
Baginya, tekanan terhadap jurnalis dalam menjalankan tugas profesinya adalah lonceng bahaya bagi kebebasan pers. Hal inilah yang memicu Hermanius untuk angkat bicara dan mempertegas posisi media.menurutnya,Fungsi Kontrol itu,Bukan Penjilat
Hermanius menekankan bahwa meskipun ada beberapa media terdapat bersinergi atau kontrak kerja sama dengan Pemerintah Daerah, hal tersebut tidak akan menumpulkan taring dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.
”Jangan pernah jadikan media ini sebagai tameng atau alat pembela bagi pemerintah yang mengambil kebijakan keliru. Kami berdiri di atas kepentingan rakyat, bukan di bawah ketiak kekuasaan,” tegasnya dengan diksi setajam silet.
Menjawab anggapan bahwa media ini terlalu fokus pada wilayah tertentu atau dianggap terlalu “pedas”, Hermanius meluruskan bahwa setiap berita yang dimuat adalah representasi dari apa yang dilihat dan didengar di lapangan.
”Kami mengkritik pemerintah bukan karena kebencian. Kritik adalah bentuk kontribusi agar roda pemerintahan berjalan di rel yang benar. Apa yang kami tulis adalah fakta lapangan, baik itu di Bangkep maupun di Balut.atau di Banggai,Bahkan Mungkin Seluruh Indonesia, Jika ada kebijakan yang timpang, pena kami akan tetap tajam mengiris ketidakadilan tersebut,” tambah Hermanius.
Pihaknya berkomitmen untuk tetap objektif. Baginya, kontrak kerja sama media bukan berarti “membeli suara” redaksi untuk bungkam. Hermanius memastikan bahwa anggota Berantastipikornews di Banggai Laut atau dimana saja tidak perlu gentar menghadapi tekanan dari pihak mana pun selama berdiri di atas kebenaran fakta.
”Pers yang sehat adalah pers yang berani mengoreksi. Kami bukan humas yang bertugas memoles citra, tapi kami adalah penyambung lidah masyarakat demi transparansi dan kemajuan tanah Banggai Bersaudara atau yang kita kenal dengan (BABASAL)”yang kita cintai,” pungkasnya.
Redaksi






