Banggai Laut, Sulawesi Tengah, BTN — Minggu 10/8/2025, Sebuah langkah maju dalam upaya pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat di Banggai Laut telah terwujud melalui penyelenggaraan Seminar Lokakarya (Semiloka) yang diadakan di Hotel Carabella, Banggai Laut, pada 26 Juli 2023.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa, Wakil Ketua DPRD Banggai Laut, Patwan Kuba, perwakilan dari Pengurus AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara) wilayah Sulawesi Tengah, Ibu Silvi, serta pengurus daerah AMAN Banggai Laut.
Semiloka ini secara khusus membahas upaya mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat di Kabupaten Banggai Laut.
Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari komitmen pemerintah daerah dan lembaga adat untuk memastikan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat adat.
Dalam sambutannya, Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap inisiatif ini. “Pemerintah daerah berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua pihak guna memastikan hak-hak masyarakat adat diakui dan dilindungi secara hukum.Perda ini akan menjadi landasan penting untuk mewujudkan keadilan bagi mereka,” ujarnya.
Senada dengan Bupati, Wakil Ketua DPRD Banggai Laut, Patwan Kuba, juga menegaskan bahwa legislatif siap mendukung proses penyusunan dan pengesahan Perda tersebut. “DPRD akan bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat adat untuk menghasilkan produk hukum yang kuat dan berpihak kepada kepentingan masyarakat adat,” katanya.
Acara yang diinisiasi oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Banggai Laut ini menjadi forum penting untuk bertukar pikiran dan menyusun strategi bersama. Perwakilan AMAN Wilayah Sulawesi Tengah,
Ibu Silvi, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat adat. “Perda yang partisipatif adalah kunci untuk menjamin bahwa isinya benar-benar mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat adat,” tambahnya.
Semiloka ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik untuk perjalanan panjang dalam mengesahkan Perda Pengakuan dan Perlindungan Hak Masyarakat Adat di Banggai Laut.
Kehadiran berbagai pihak kunci dalam acara ini menunjukkan adanya keseriusan dan komitmen bersama untuk mewujudkan keadilan dan keberlanjutan bagi masyarakat adat di wilayah tersebut.






