Scroll Untuk Lanjut Membaca

WAINGAPU, SUMBA TIMUR, BTN — 8/10/2026, Gereja Maria Bunda Selalu Menolong (MBSM) Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, merayakan satu tahun dedikasi gereja melalui Misa Syukur yang berlangsung khidmat dan meriah, Rabu, 7 Oktober 2026, pukul 18.00 WITA.

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor Paroki MBSM Kambajawa, Rm. Yokobus Lodo Mema, Pr, bersama empat imam lainnya. Perayaan tersebut juga menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan ulang tahun imamat Rm. Yokobus Lodo Mema, Pr.

Kemegahan perayaan semakin terasa melalui keterlibatan Koor Paroki Kambajawa yang bergabung dengan OMK MBSM Kambajawa. Paduan suara dan keterlibatan kaum muda menjadi bagian penting dalam mengiringi liturgi, menciptakan suasana doa yang khidmat sekaligus penuh sukacita.

Sebelum memasuki gereja, rombongan para pastor disambut dengan Tarian Jai khas Bajawa yang mengiringi perjalanan dari rumah pastoran hingga menuju gerbang gereja.

Setibanya di gereja, rombongan kembali disambut dengan tarian khas Sumba Timur. Persembahan budaya kemudian dilengkapi dengan tarian dari Sumba Barat.

Perjumpaan berbagai unsur budaya tersebut menjadi gambaran bahwa keberagaman tidak menjadi sekat dalam kehidupan menggereja. Sebaliknya, budaya menjadi bagian yang memperkaya kebersamaan umat dalam merayakan iman.

Setelah Perayaan Ekaristi selesai, seluruh umat dari lingkungan dan stasi berkumpul di depan aula Pastoran MBSM Kambajawa untuk mengikuti ramah tamah bersama lima pastor, frater, dan suster.

Makanan lokal yang dipersiapkan oleh masing-masing lingkungan dan stasi turut dihidangkan dalam acara tersebut. Tradisi berbagi makanan menjadi simbol sederhana namun kuat tentang kebersamaan dan gotong royong umat.

Perayaan satu tahun dedikasi MBSM Kambajawa dengan demikian bukan hanya menjadi momentum mengenang perjalanan satu tahun, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat keterlibatan umat, kaum muda, para pelayan Gereja, serta menjaga keberagaman budaya sebagai bagian dari kehidupan menggereja.

Satu tahun bukan sekedar angka. Ia menjadi momentum untuk terus merawat iman, mempererat persaudaraan, melibatkan generasi muda, dan menjadikan Gereja MBSM Kambajawa sebagai rumah bersama bagi umat dalam keberagaman.

Piter Kabiro, Sumba Timur