Scroll Untuk Lanjut Membaca

​SUMBA BARAT DAYA, BTN – Ironi infrastruktur kembali mencoreng wajah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Masuknya puncak musim penghujan di bulan Februari dan Maret 2026 mengungkap borok lama yang tak kunjung sembuh.rusaknya Jalan Negara yang kini lebih menyerupai kubangan kerbau daripada akses transportasi publik. 04/02/2026

​Titik terparah terpantau di jalur Kererobo. Di sana, aspal yang seharusnya menjadi urat nadi ekonomi, justru berubah menjadi jebakan maut bagi pengendara. Genangan air setinggi betis orang dewasa kerap membuat mesin kendaraan roda dua mati total (mogok), memaksa warga berjibaku dengan lumpur setiap harinya.

​Gerah dengan janji manis pembangunan yang tak kunjung mendarat di aspal, warga setempat akhirnya melakukan aksi teatrikal yang menohok. Sejumlah anakan kelapa dan pepohonan sengaja ditanam tepat di tengah lubang jalan yang menganga.

​Aksi ini bukan sekedar penghijauan dadakan, melainkan tamparan halus nan menyakitkan bagi Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya. Warga seolah ingin berteriak bahwa fungsi jalan telah hilang; jika tidak bisa dilewati kendaraan, lebih baik dijadikan lahan perkebunan sekalian.

​”Kami bosan hanya menonton genangan ini setiap tahun. Kalau pemerintah tidak mampu mengurus jalan, biar kami urus dengan menanam kelapa. Siapa tahu buahnya nanti lebih berguna daripada janji-janji perbaikan,” ketus salah seorang warga di lokasi dengan nada satir.

​Kondisi ini memicu kritik tajam terhadap fungsi pengawasan dan koordinasi pemerintah daerah. Meski statusnya adalah Jalan Negara, pembiaran yang terjadi bertahun-tahun menunjukkan lemahnya lobi dan kepekaan Pemda SBD terhadap keselamatan warganya.

​Masyarakat kini menagih bukti nyata, bukan sekedar tinjauan lapangan tanpa realisasi. Mereka menuntut perbaikan permanen guna memutus rantai kecelakaan dan kerugian ekonomi akibat akses yang terputus.

​Akankah pemerintah tetap “tuli” melihat pohon kelapa tumbuh subur di tengah aspal, ataukah ini menjadi momentum bagi mereka untuk bangun dari tidur panjangnya?

​Berantas TipikorNews Laporan: Eman Ledu (Kabiro SBD)