SUMBA BARAT DAYA, BTN – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya melalui Dinas Peternakan, bekerja sama dengan Badan Karantina Hewan, resmi melepas pengiriman perdana komoditas ternak kuda dan kambing ke luar daerah pada tahun 2026. Langkah strategis ini diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi industri peternakan di wilayah tersebut. 16/03/2026
Sebanyak 130 ekor kuda diberangkatkan menuju Jeneponto, Sulawesi Selatan, menggunakan kapal laut KLM Alisya Bilkis. Sementara itu, 400 ekor kambing dikirim ke Kabupaten Sinjai dengan armada KLM Ratu Mas.
Kepala Karantina Hewan, Dr. Vera Lobo, menegaskan bahwa seluruh hewan yang dikirim telah melewati prosedur pemeriksaan kesehatan yang ketat. Tim teknis memastikan setiap ekor ternak bebas dari penyakit dan memenuhi standar kelayakan angkut.
Semua hewan yang dikirim hari ini dalam kondisi prima dan telah memenuhi persyaratan karantina. Kami memastikan hanya ternak berkualitas yang diberangkatkan agar reputasi ternak Sumba tetap terjaga di luar daerah,” ujar Dr. Vera.
Proses pemuatan ternak di pelabuhan terpantau berjalan lancar dengan pengawalan langsung dari Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Sumba Barat Daya serta instansi terkait. Kehadiran petugas guna memastikan keamanan serta legalitas dokumen pengiriman.
Lebih lanjut, Dr. Vera Lobo menyatakan bahwa momentum pada 16 Maret 2026 ini merupakan tonggak awal untuk memperluas jangkauan pasar ternak Sumba Barat Daya.
”Kami berharap pengiriman perdana ini mampu memberikan dampak positif langsung pada perekonomian masyarakat, sekaligus membuka peluang investasi baru bagi para peternak lokal kita agar lebih berdaya saing,” tambahnya.
Laporan: Eman Ledu






