PELING TENGAH, BTN – Semangat literasi dan pendidikan kini tengah membuncah di sanubari para pelajar di Kabupaten Banggai Kepulauan. Salah satu sorotan utama datang dari SMPN 2 Peling Tengah, yang secara resmi mengutus siswi terbaiknya, Steca Mambayungan, untuk berlaga dalam ajang bergengsi Lomba Baca Puisi yang diselenggarakan oleh PGRI setempat. 30/04/2026
Ajang yang mengusung tema sentral “Pendidikan” ini bukan sekedar kompetisi biasa, melainkan panggung bagi generasi muda untuk menyuarakan gagasan melalui seni sastra. Steca Mambayungan, siswi kelas IX yang dikenal tekun, kini memikul harapan besar untuk membawa pulang prestasi bagi almamater dan daerahnya.
Steca merupakan sosok putri asli dari Desa Tunggaling, sebuah daerah yang terus berupaya mencetak generasi unggul. Keikutsertaannya dalam lomba ini membuktikan bahwa bakat dan kreativitas pelajar dari desa tidak dapat dipandang sebelah mata dan mampu bersaing di level yang lebih luas.
Membawa semangat bahwa “Pendidikan adalah cahaya yang menerangi masa depan bangsa”, Steca berkomitmen memberikan penampilan terbaik. Ia tidak hanya mengandalkan teknik deklamasi, namun juga penghayatan mendalam terhadap setiap bait puisi yang dibawakannya.
Penampilan Steca dalam video yang telah diunggah merupakan representasi dari kegigihan seorang pelajar desa yang bermimpi besar. Melalui puisi, ia menyampaikan pesan tulus tentang pentingnya akses pendidikan yang merata sebagai jembatan menuju perubahan peradaban yang lebih baik.
Pihak sekolah pun memberikan dukungan penuh terhadap langkah berani siswinya ini. SMPN 2 Peling Tengah menilai bahwa kompetisi seperti ini sangat efektif untuk mengasah mentalitas dan kecerdasan emosional siswa di luar ruang kelas formal.
“Kami sangat bangga memiliki siswi seperti Steca. Ia adalah representasi semangat anak muda dari Desa Tunggaling yang berani berkarya dan berekspresi secara positif,” ujar Merlin, salah satu guru pembimbing di SMPN 2 Peling Tengah, kepada awak media.
Lomba yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Banggai Kepulauan ini menggunakan metode penilaian yang komprehensif. Selain objektivitas dari tiga panel juri yang merupakan pengurus PGRI Kabupaten, aspek apresiasi publik juga menjadi poin krusial.
Sistem penilaian melibatkan interaksi masyarakat di media sosial Facebook melalui jumlah “Like”. Hal ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana pesan pendidikan dalam puisi tersebut mampu menyentuh dan diterima oleh masyarakat luas sebagai penonton.
Sehubungan dengan hal tersebut, pihak sekolah mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Banggai Kepulauan, untuk memberikan dukungan nyata. Solidaritas warga sangat diharapkan untuk membantu Steca mencapai podium juara sebagai perwakilan dari Peling Tengah.
Masyarakat dapat berpartisipasi dengan mengunjungi tautan video resmi di Facebook: https://www.facebook.com/share/v/1YxuagkkRp/. Dukungan berupa “Like”, komentar positif, dan membagikan unggahan tersebut akan sangat membantu penilaian akhir.
Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan panitia, pengumuman pemenang akan dilaksanakan secara khidmat pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2026. Momen tersebut akan menjadi puncak pembuktian bagi para talenta muda di wilayah ini.
Dengan semangat “Berpuisi untuk Pendidikan, Berkarya untuk Bangsa”, keikutsertaan Steca Mambayungan diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya di Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus berprestasi dan mencintai dunia literasi sejak dini.






