​Banggai Kepulauan, BTN — 18 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) secara resmi memulai proyek strategis “Penataan Sistem Dasar Penanggulangan Bencana” berupa “Rekonstruksi Desa Bolubung Kecamatan Bulagi Utara.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Proyek ini merupakan langkah vital untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi terhadap ancaman bencana banjir di wilayah tersebut, sekaligus menjadi berita baik bagi ketahanan infrastruktur daerah.
​Proyek ini adalah bagian integral dari Program Penanggulangan Bencana yang dibiayai dari APBD Hibah Tahun Anggaran 2025.

Inisiatif ini menegaskan komitmen serius pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan infrastruktur dan rasa aman bagi masyarakat dari dampak ancaman bencana alam.

​Pekerjaan rekonstruksi ini ditargetkan selesai dalam waktu 140 hari kalender, terhitung sejak penandatanganan kontrak pada 13 Agustus 2025. Nilai kontrak proyek ini mencapai Rp 4.568.176.767,84 (Empat Miliar Lima Ratus Enam Puluh Delapan Juta Seratus Tujuh Puluh Enam Ribu Tujuh Ratus Enam Puluh Tujuh Rupiah Delapan Puluh Empat Sen).

Pelaksana proyek dipercayakan kepada CV. Karathon Mandiri, dengan pengawasan teknis dari Konsultan Pengawas, CV. Central Civil.
​
Proyek rekonstruksi di Desa Bolubung ini adalah langkah nyata kita dalam mengurangi risiko bencana. Kami berharap, pembangunan sistem penanggulangan banjir ini dapat memberikan rasa aman dan melindungi aset masyarakat, terutama saat musim penghujan tiba,” ujar Pelaksana proyek.

​Diawasi Ketat. Kontraktor Komitmen Mutu Jangka Panjang
​Menanggapi kepentingan publik dan untuk memastikan akuntabilitas, proyek ini menjamin pelaksanaan yang sesuai dengan prosedur teknis dan hukum, dengan komitmen penuh dari pihak pelaksana terhadap kualitas.

​CV. Karathon Mandiri selaku kontraktor pelaksana, secara tegas menyatakan komitmennya untuk selalu menjaga kualitas kerja dan mutu konstruksi, meyakini bahwa integritas pekerjaan dan keberlanjutan proyek lebih utama ketimbang keuntungan finansial besar tetapi proyek tersebut ambruk.

​Konfirmasi ini diperkuat oleh. Hermanius Burunaung, Pimpinan Redaksi Berantatsipikornews, melalui Konsultannya, Ichal, menyampaikan bahwa proyek Rekonstruksi Pengamanan Pasang Surut di Desa Bolubung telah sesuai dengan ketentuan dan prosedur, melalui proses perencanaan, tender, dan pengawasan yang ketat sesuai aturan pengadaan barang dan jasa

​Lebih lanjut, mengenai aspek teknis dan jaminan mutu, pihak pelaksana dan pengawas menegaskan poin-poin berikut:
​Metode Pelaksanaan Berdasarkan Kajian Teknis.

​Tim pengawas, baik dari konsultan maupun pengendali teknis lapangan, bersama CV. KARATHON MANDIRI selaku kontraktor, selalu memastikan setiap material yang digunakan (semen, pasir, batu, dan air) telah sesuai dengan standar mutu, bahkan dengan pengambilan sampel di lapangan untuk pengujian kualitas bangunan secara berkelanjutan.

​Penerapan K3 yang Konsisten: CV. CENTRAL CIVIL selalu memastikan bahwa prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diterapkan secara ketat. Seluruh tenaga kerja diberikan pengarahan keselamatan dan perlengkapan dasar (helm, rompi, sepatu safety) sesuai ketentuan untuk mencegah risiko kecelakaan.

Tim teknis bersama konsultan pengawas melaksanakan monitoring rutin, berkoordinasi dengan PPK dan PPTK, guna memastikan kesesuaian antara progres fisik, kualitas pekerjaan, serta penerapan K3.

CV. KARATHON MANDIRI berkomitmen menjaga transparansi dan terbuka terhadap pengawasan publik.

​Di lokasi proyek juga terpasang peringatan tegas “Dilarang Masuk Bagi yang Tidak Berkepentingan” demi menjamin kelancaran dan keamanan kerja, serta mengantisipasi bahaya terpeleset dan terjatuh.

​ *Dengan dimulainya proyek strategis yang mengedepankan mutu, transparansi, dan keselamatan ini,*

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengawasi dan mendukung kelancaran pekerjaan. Proyek ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam menciptakan ketahanan daerah yang kuat dan berkelanjutan, demi masa depan Bangkep yang lebih aman dari bencana.