​SUMBA BARAT DAYA, BTN – Sebuah diskusi santai bertajuk “Ngopi Bareng” berlangsung di ruang kerja Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan SBD, Agustinus Pandak, untuk memaparkan visi besar dalam mendongkrak ekonomi kerakyatan melalui sektor peternakan. 12/02/2026

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Dalam suasana akrab tersebut, Agustinus Pandak menegaskan bahwa sektor peternakan adalah urat nadi kesejahteraan masyarakat SBD. Ia berkomitmen bahwa setiap program yang digulirkan harus menyentuh akar rumput dan memberikan dampak finansial yang nyata bagi para peternak.

Kami fokus pada peningkatan produksi dan penguatan kesehatan hewan. Jika kualitas ternak baik, harga jual tinggi, maka otomatis pendapatan masyarakat meningkat. Inilah target utama pembangunan kami,” ujar Agustinus optimis.

​Selain membahas teknis peternakan, diskusi ini juga menyoroti pentingnya peran media dalam menjaga reputasi daerah. Agustinus menekankan bahwa kritik dari media sangat diperlukan, namun harus tetap dalam koridor keberimbangan data agar tidak menimbulkan kegaduhan yang merugikan institusi dan masyarakat.

​”Media adalah mitra strategis. Kami butuh dukungan awak media untuk menyebarkan informasi positif dan edukatif. Namun, kami juga mengimbau agar setiap pemberitaan selalu melalui proses verifikasi yang akurat demi menjaga marwah daerah kita tercinta,” tambahnya.

​Di akhir bincang-bincang, Kadis Peternakan ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak berjalan sendiri-sendiri. Sinergi antara pemerintah yang memiliki regulasi, media yang memiliki fungsi pengawasan, dan masyarakat sebagai pelaku ekonomi adalah kunci kemajuan Sumba Barat Daya.

​”Pembangunan tidak akan terasa manfaatnya tanpa kerja sama. Kami ingin setiap langkah yang kami ambil benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat sebagai bukti kemajuan daerah,” tutupnya.

​Eman Ledu – Kabiro SBD