Scroll Untuk Lanjut Membaca

Luwuk Banggai–BTN–04/10/2025-Keluhan keras dilayangkan oleh warga di Dusun Banpres 2 kecamatan Luwuk timur terkait kualitas layanan telekomunikasi dari salah satu operator seluler besar, Indosat Ooredoo Hutchison.

Warga merasa frustrasi karena meskipun memiliki tower Base Transceiver Station (BTS) di wilayah mereka, jaringan internet dan telepon justru mengalami siklus mati total yang ekstrem, yaitu hidup satu minggu dan mati total satu minggu berikutnya secara bergantian.

​Kondisi ini menimbulkan kerugian besar bagi warga dan pelaku usaha, serta melumpuhkan komunikasi digital di wilayah tersebut.

​Kekecewaan Publik: “Lebih Baik Tidak Ada Tower!”

​Seorang perwakilan warga, Sanra mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam. Menurutnya, keberadaan tower di Banpres 2 kini justru menjadi sumber masalah dan ironi.

​”Kami sudah sering melapor, tapi perbaikan hanya bersifat sementara. Percuma ada tower setinggi itu di dekat kami, tapi fungsinya tidak optimal. Lebih baik tidak ada tower sama sekali, daripada kami harus merasakan jaringan mati total seminggu penuh, lalu hidup sebentar, lalu mati lagi.Kami merasa tower itu hanya pajangan,” tegasnya.

​Gangguan jaringan yang terjadi secara bergilir ini tidak hanya mengganggu komunikasi sehari-hari, tetapi juga menghambat kegiatan belajar mengajar secara daring dan transaksi ekonomi digital yang kian bergantung pada koneksi internet yang stabil.

​Sorotan Tajam: Tuntut Pertanggungjawaban dan Solusi Permanen
​Ketidakstabilan layanan yang sudah berlangsung lama ini memunculkan sorotan tajam terhadap komitmen Indosat dalam menyediakan layanan merata dan berkualitas, khususnya di wilayah yang sudah memiliki infrastruktur.

​Indosat dituntut segera melakukan audit menyeluruh terhadap kinerja BTS di Banpres 2 untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan akar masalah teknis, baik pada hardware maupun suplai listrik, yang menyebabkan siklus mati-hidup tersebut.

​Warga Banpres 2 menuntut solusi permanen dan transparansi jadwal perbaikan, bukan hanya perbaikan sementara yang bersifat on-off. Layanan telekomunikasi adalah kebutuhan dasar, dan warga berhak mendapatkan kualitas jaringan yang stabil.

​(Redaksi berharap Indosat segera memberikan tanggapan resmi dan mengambil langkah cepat untuk menormalkan layanan di Banpres 2 demi kepentingan publik.)

 

Red