​SUMBA BARAT, BTN – Penanganan kasus dugaan pembunuhan di Desa Ringu Rara, Kecamatan Lamboya, Sumba Barat, kini menjadi sorotan tajam. Meski telah berjalan cukup lama, proses hukum dinilai mandek atau “mangkrak” lantaran pihak kepolisian belum juga menetapkan satu pun tersangka. 14/02/2026

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Kondisi ini memicu reaksi keras dari tim kuasa hukum korban yang mendesak penyidik untuk segera memberikan kepastian hukum dan transparansi dalam menangani perkara yang telah merenggut nyawa tersebut.

​Berdasarkan Surat Kuasa Nomor: 03 Kantor Hukum Adv. MeltriPaul E.Rongga, SH.M Pd/1/2026, pihak keluarga korban yang diwakili oleh Wuraka Laiku Kewa, warga Lete Migu, secara resmi memberikan mandat penuh kepada tim advokat di bawah pimpinan MeltriPaul E.Rongga untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.

​Wuraka mengungkapkan kekecewaan mendalam atas lambannya gerak penyidik di lapangan. Menurutnya, ketidakjelasan status kasus ini hanya menambah luka batin bagi keluarga yang ditinggalkan.

Kami sudah cukup bersabar menunggu, namun hingga hari ini belum ada titik terang. Kami menuntut keadilan! Kami ingin pelaku segera ditangkap dan diseret ke pengadilan agar arwah korban bisa tenang,” tegas Wuraka dengan nada kecewa.

​Senada dengan kliennya, MeltriPaul E.Rongga selaku Kuasa Hukum, mengkritisi performa penyidik yang terkesan pasif. Ia menyayangkan belum adanya tanggapan konkret meskipun koordinasi telah dilakukan berulang kali.

​”Proses penyelidikan ini seolah kehilangan momentum. Kami sudah berulang kali mendesak penyidik untuk segera menetapkan tersangka berdasarkan bukti-bukti yang ada, namun hasilnya nihil. Jika terus dibiarkan tanpa kepastian, ini akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Sumba Barat,” ujar MeltriPaul.

​Kasus ini bukan lagi sekadar urusan keluarga, melainkan telah menjadi perhatian publik di Sumba Barat Daya dan Sumba Barat. Masyarakat mulai mempertanyakan profesionalisme kepolisian dalam mengungkap tabir pembunuhan ini.

​”Kami tidak ingin ada kesan bahwa hukum tajam ke bawah tapi tumpul saat berhadapan dengan kasus yang sulit. Penyidik harus membuktikan kredibilitas mereka,” ujar salah seorang warga setempat yang memantau perkembangan kasus tersebut.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga dan tim kuasa hukum menyatakan akan terus menempuh segala jalur hukum yang sah demi memastikan keadilan tidak “terkubur” bersama korban.

​Kabiro SBD: Eman Ledu