BUALEMO, BANGGAI – BTN 06/03/2026-Kesucian bulan suci Ramadan di Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai, kini dibayangi oleh keresahan warga akibat maraknya penggunaan knalpot bogar (brong). Suara bising yang memekakkan telinga tersebut dinilai bukan sekedar pelanggaran lalu lintas biasa, melainkan bentuk degradasi etika sosial yang mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Sejumlah warga di pusat Kecamatan Bualemo melaporkan bahwa aksi balap lari yang disertai deru knalpot non-standar sering terjadi usai salat Tarawih dan menjelang waktu Sahur. Kondisi ini memicu kritik keras dari tokoh masyarakat yang menilai bahwa kenyamanan publik seolah “tergadaikan” oleh segelintir pengendara yang tidak bertanggung jawab.

​”Kami sangat menyayangkan jika bulan yang penuh kedamaian ini justru diwarnai dengan kebisingan yang provokatif. Anak-anak kecil terbangun, dan orang tua yang sedang tadarus terganggu. Kami butuh kehadiran nyata dari aparat penegak hukum,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi kenyamanan.

​Secara regulasi, penggunaan knalpot brong jelas melanggar UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa penindakan di wilayah hukum Polsek Bualemo dianggap belum memberikan efek jera yang maksimal.

​Publik kini menaruh harapan besar sekaligus kritik tajam kepada Kapolsek Bualemo. Ketegasan institusi Polri diuji. apakah akan membiarkan kebisingan ini berlanjut, atau melakukan tindakan preventif dan represif yang terukur?

​Sesuai dengan fungsi kontrol sosial media, rilis ini menekankan tiga poin krusial yang harus segera dijawab oleh pihak kepolisian Polsek Bualemo

Melakukan penertiban secara periodik di titik-titik kumpul pemuda, bukan hanya sekedar patroli lewat.

Warga meminta kejelasan mengenai sanksi bagi pelanggar. Penyitaan knalpot dan pemusnahan di tempat dianggap sebagai solusi paling efektif untuk memberikan efek jera.

Mendorong Bhabinkamtibmas untuk lebih aktif merangkul bengkel-bengkel di wilayah Bualemo agar tidak melayani pemasangan knalpot bogar.

​Upaya konfirmasi kepada pihak Polsek Bualemo terus dilakukan untuk mengetahui sejauh mana rencana pengamanan Kamtibmas selama sisa bulan Ramadan ini. Masyarakat menanti langkah konkret dari Kapolsek beserta jajarannya untuk mengembalikan marwah Bualemo yang damai dan religius.

​publik akan terus memantau perkembangan di lapangan. Jika dalam beberapa hari ke depan belum ada perubahan signifikan, maka patut dipertanyakan sejauh mana komitmen perlindungan masyarakat dijalankan di wilayah hukum Bualemo.

Redaksi