BANGGAI KEPULAUAN –BTN- 03/01/2026-Menghitung hari menuju perhelatan budaya yang dinanti, Blue Alliance Indonesia kembali menggelar forum diskusi prestisius “Bacarita Budaya #5”. Mengambil lokasi di jantung kebudayaan lokal, Desa Landonan Bebeau, acara ini akan mengupas tuntas masa depan pariwisata Sulawesi Tengah melalui tema: “Tantangan dan Peluang Wisata Bahari dan Budaya di Buko Selatan dan Bulagi Selatan.”

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Pariwisata di wilayah Selatan Banggai Kepulauan bukan sekadar tentang pemandangan alam, melainkan tentang harmoni antara laut yang biru dan adat Seasea yang masih murni. Tantangan aksesibilitas dan infrastruktur akan dibedah menjadi peluang ekonomi baru yang ramah lingkungan.

​Acara yang dijadwalkan pada Selasa malam, 6 Januari 2026 ini akan menghadirkan narasumber otoritatif di bidangnya.

Vera Christine Lasewa, S.Par, M.Par (Adyatama Kepariwisataan & Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Prov. Sulteng). Beliau akan membawa perspektif kebijakan makro dan standarisasi destinasi kelas dunia.

Irwanto Diasa (Pegiat Budaya Seasea) selaku Moderator yang akan menjembatani aspirasi lokal dengan visi strategis pemerintah.

​Tak sekedar diskusi formal, malam tersebut akan disulap menjadi panggung atraksi melalui Pagelaran Budaya Seasea. Penonton akan disuguhi visualisasi tradisi yang menjadi nyawa dari pariwisata berbasis masyarakat (community-based tourism) di Buko Selatan.

​”Kita tidak ingin hanya menjual keindahan laut, tapi juga cerita dan ruh kebudayaan di dalamnya. Inilah yang akan kita rumuskan di Bonua Swadeshi nanti,” ungkap Irwanto Diasa dalam keterangannya.

Di Lokasi,Bonua Swadeshi, Desa Landonan Bebeau, Kec. Buko Selatan.

Waktu.20.00 WITA – Selesai.

Akses.Terbuka untuk umum, praktisi wisata, mahasiswa, dan media.

Blue Alliance Indonesia adalah mitra pengelola kawasan konservasi perairan yang berdedikasi untuk menciptakan keseimbangan antara perlindungan keanekaragaman hayati laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui model bisnis yang berkelanjutan.

Simbil