LUWUK — BTN 19/07/2026-Momentum bersejarah kembali menyelimuti Tanah Babasal seiring digelarnya peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Banggai yang ke-66. Perayaan tahun ini bukan sekedar seremonial tahunan, melainkan menjadi panggung refleksi mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat dan jajaran pemerintahan daerah untuk menakar pencapaian serta merumuskan arah pembangunan yang lebih inklusif di masa depan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Di tengah atmosfer penuh khidmat tersebut, ucapan selamat dan harapan mengalir dari berbagai tokoh penting, salah satunya datang dari figur publik daerah, Sulianti Murad. Melalui pernyataan resminya, ia menyampaikan ucapan selamat yang sarat akan makna filosofis dan semangat persatuan. “Dirgahayu Kabupaten Banggai ke-66 Tahun. Semoga semakin maju dan sejahtera,” ungkap Sulianti Murad dalam pesan taklimatnya.

​Dalam pesan visual yang beredar, Sulianti Murad tampil anggun mengenakan pakaian adat khas daerah yang dipercantik dengan mahkota serta selempang tenun tradisional. Penampilan ini dinilai banyak pihak sebagai simbol penghormatan yang tinggi terhadap keluhuran budaya dan identitas historis yang dimiliki oleh Kabupaten Banggai, sekaligus merekatkan kembali nilai-nilai kearifan lokal di tengah modernisasi.

​Peringatan hari jadi yang ke-66 ini mengusung esensi tema yang sangat kuat mengenai resiliensi dan keberlanjutan melalui visi #BanggaiBergerakMaju dan #TumbuhBersama. Narasi tersebut bukan sekedar slogan hiasan, melainkan sebuah instruksi kerja bagi pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil untuk berjalan beriringan guna menciptakan harmoni pembangunan yang merata hingga ke pelosok desa.

​Secara geografis dan geopolitik, Kabupaten Banggai memegang peranan yang sangat strategis di wilayah Sulawesi Tengah dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, mulai dari sektor pertanian, kelautan, hingga industri gas bumi. Kendati demikian, kekayaan alam yang melimpah ini harus dibarengi dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui investasi sektor pendidikan dan kesehatan yang berkesinambungan.

​Di era digitalisasi dan keterbukaan informasi saat ini, tantangan tata kelola pemerintahan juga semakin kompleks seiring tingginya tuntutan masyarakat akan transparansi dan akuntabilitas. Menyikapi hal tersebut, sinergi antara pers dan pemerintah daerah memegang peranan yang sangat krusial dalam mengawal jalannya roda pemerintahan melalui fungsi kontrol sosial yang konstruktif dan berimbang.

​Sesuai dengan mandat Kode Etik Jurnalistik, setiap produk informasi yang disajikan kepada publik harus mengedepankan kebenaran faktual dan kepentingan umum demi menjaga kondusivitas daerah. Optimisme yang dipancarkan oleh tokoh-tokoh daerah diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang inovatif dalam memanfaatkan peluang ekonomi digital.

​Falsafah hidup bermasyarakat yang menjunjung tinggi nilai gotong royong serta kekayaan adat istiadat suku Banggai, Balantak, dan Saluan (Babasal) harus tetap menjadi fondasi moral yang kokoh. Dengan modal sosial yang kuat berupa kekompakan masyarakat dan kepemimpinan yang visioner, berbagai tantangan ekonomi makro di tingkat daerah diyakini dapat dilewati dengan baik.

​Menutup lembaran refleksi hari jadi ini, Kabupaten Banggai kini menatap masa depan dengan keyakinan baru untuk mewujudkan keadilan pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Selamat Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Banggai, mari bersama-sama merajut asa dan melangkah dengan pasti demi mewujudkan daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera untuk generasi masa kini dan masa depan.

Pimpinan redaksi