Manggala, Bangkep, BTN — 
Kepada Yth,
Masyarakat Luas dan Media Massa
di –
Tempat

Scroll Untuk Lanjut Membaca

ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.

Dengan ini kami menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut: 18/04/2026

1. MENYATAKAN keprihatinan yang mendalam atas meninggalnya seorang ibu pasien asal Manggala, Kabupaten Banggai Kepulauan, yang menjalani persalinan di RSUD Trikora Salakan pada tanggal 13 April 2026 lalu.

2. MENCATAT kronologi kejadian yang beredar di masyarakat, di mana pasien awalnya menjalani persalinan normal namun kemudian mengalami pendarahan hebat akibat rahim putus, hingga akhirnya meninggal dunia akibat kegagalan fungsi organ.

3. MENYAYANKAN jika benar terdapat dugaan kelalaian atau prosedur yang tidak sesuai standar medis, yang berakibat fatal bagi nyawa pasien. Kami menolak keras alasan bahwa kematian tersebut semata-mata “urusan ajal” tanpa adanya evaluasi mendalam terhadap proses penanganan medis yang dilakukan.

4. MEMANDANG perlu adanya kejelasan dan transparansi penuh mengenai apa yang sebenarnya terjadi di ruang operasi, demi memberikan keadilan bagi keluarga korban dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan daerah.

BERDASARKAN HAL TERSEBUT DI ATAS, IKMBM MENDEKAT DAN MEMINTA:

1. Kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera turun tangan, melakukan penyelidikan, dan mengusut tuntas kasus ini secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.
2. Meminta agar dilakukan autopsi dan pemeriksaan forensik yang independen untuk mengetahui penyebab pasti kematian.
3. Menuntut agar pihak manajemen RSUD dan tenaga medis yang bertanggung jawab dapat memberikan pertanggungjawaban hukum dan moral jika terbukti terdapat kesalahan atau kelalaian.
4. Meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan dan kompetensi tenaga medis di RSUD Trikora Salakan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Kami berharap kasus ini tidak ditutup-tutupi dan hukum dapat berjalan tegak lurus untuk memberikan rasa keadilan bagi keluarga yang ditinggalkan dan seluruh masyarakat Banggai Kepulauan.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan untuk diketahui dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.