Berantastipikornews.co.id
Bantan – Penjabat Kepala Desa Bantan Air, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Zulfandi, SP, melakukan pengecekan peralatan pemadam kebakaran yang ada di Desa Bantan Air. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi menghadapi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat cuaca panas ekstrem yang melanda kawasan tersebut, Selasa 11 Februari 2025.
Dalam pengecekan tersebut, Zulfandi, SP meminta Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk selalu siaga dan memastikan semua peralatan pemadam kebakaran dalam kondisi baik dan siap digunakan. Ia juga mengimbau masyarakat Desa Bantan Air agar tidak membuat api atau membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca yang kering dan hujan belum turun selama seminggu terakhir.
“Saya mengingatkan seluruh masyarakat Bantan Air untuk tidak melakukan pembakaran lahan, karena dapat merugikan kita semua. Risiko kebakaran sangat tinggi saat ini,” ujar Zulfandi, SP.
Selain itu, Zulfandi, SP menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah Desa, MPA, dan masyarakat untuk menjaga lingkungan serta mencegah insiden kebakaran. Ia juga meminta warga untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas pembakaran lahan atau tanda-tanda kebakaran lainnya.
Lanjut Zulfandi,
Dengan langkah antisipatif ini, Desa Bantan Air diharapkan dapat meminimalkan risiko kebakaran, melindungi lingkungan, dan menjaga keselamatan masyarakat,”tutup Zulfandi, SP, Pj Kaden Bantan Air.
Kabiro Auzar






