Pamekasan – BTN – Sekitar pukul 20.00 WIB, Kamis (6/10/2025), mayat seorang lelaki ditemukan dalam keadaan dibakar di sekitar area tambang batu-bata di Desa Lesong Daya, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan

Scroll Untuk Lanjut Membaca

.Bagaimana tidak menggegerkan, mayat ditemukan warga masih dalam kondisi api menyala dan membakar tubuh lelaki yang belum diketahui identitasnya malam itu.

Penuturan warga, korban dibacok sebelum dibakar. Warga menemukan sejumlah luka sayatan di tubuh korban.

“Kejadiannya malam ini, mayat yang dibakar itu ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB. Yang menemukan pertama warga setempat sini bernama Misnatun,” kata Kades Lesong Daya, Kecamatan Batumarmar Arief Budiatno kepada media ini, Kamis (6/11/2025) malam.

Selain karena identitas belum diketahui, warga kian bertanya-tanya saat di lokasi kejadian ditemukan mobil Sigra putih M 1798 NR. Disebut-sebut, mobil ini milik korban

Beberapa jam kemudian, identitas korban mulai terkuak. Yakni lelaki bernama Munaha. Warga Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.

Keesokan harinya, identitas pelaku pun mulai mencuat ke publik. Pelaku bernama Nawiski. Pelaku ini juga warga Desa Bira Timur–satu desa dengan korban.

Nawiski tidak bekerja sendirian. Dia bekerja sama dengan SA, perempuan yang tidak lain adalah mantan istri Nawiski.

Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto menyebut, kasus ini diatensi Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto saat Kunker ke Pamekasan, Jumat (7/11/2025)

“Pak Kapolda atensi ini. Kita tangkap segera. Motifnya asmara, kita kejar ini pelakunya,” terang AKBP Hendra kepada media ini melalui saluran telepon.

Sore pukul 17.00 WIB, Polres Pamekasan menyebut bahwa tersangka Nawiski sudah ditahan dan ada di Mapolres Pamekasan.

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan mengatakan, dua pelaku sudah diringkus, Nawiski dan SA, sang mantan istri.

“SA berperan mengajak korban ke TKP di Desa Lesong Daya, petunjuk yang mengarah ke kedua pelaku adalah CCTV,” kata AKP Doni.

Sementara motifnya, kata AKP Doni, adalah perselingkuhan. “Motifnya perselingkuhan, antara korban (Munaha, red) dengan saudari SA,” imbuhnya.

AKP Doni mengatakan masih mendalami secara perinci perkara ini sebab kedua pelaku baru saja diringkus. “Kita masih dalami untuk lain-lainnya,” pungkasnya.

(Mr Abu Nawas)