Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sumba Barat Daya, BTN – Sejumlah pembangunan KMP di Kabupaten Sumba Barat Daya yang dianggap layak untuk didirikan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, hingga kini belum rampung dikerjakan. Padahal, berdasarkan pantauan _Berantas http://TipikorNews.co.id_, proyek tersebut sudah berjalan hampir enam bulan. 28/05/2026

KMP yang dimaksud adalah fasilitas/infrastruktur yang dibangun di sejumlah desa untuk mendukung aktivitas ekonomi warga. Meski dianggarkan melalui APBN dengan nilai yang cukup besar, pekerjaan fisik di lapangan masih jauh dari selesai.

Bahkan di beberapa desa, tahap pertama pekerjaan belum juga dimulai oleh pihak rekanan. Kondisi ini membuat warga khawatir program yang sejatinya ditujukan untuk mensejahterakan masyarakat justru mandek di tengah jalan.

“Harusnya bangunan ini sudah bisa dimanfaatkan. Tapi sampai sekarang masih terbengkalai. Kami berharap pemerintah pusat melihat kondisi ini,” ujar salah satu warga desa yang enggan disebutkan namanya, Senin 26 Mei 2026.

Berdasarkan pantauan di lapangan, keterlambatan pengerjaan terjadi di beberapa titik lokasi. Beberapa bangunan hanya terlihat pondasi dan struktur awal, sementara sebagian lainnya belum disentuh sama sekali atau lokasi pekerjaan alat berat baru diturunkan untuk memulai pekerjaan.

Sementara Kepala Dinas terkait di SBD yang dimintai tanggapannya terkait KMP,menyampaikan kalau tidak terlibat dan terkait dengan lokasi/Aset,ya semestinya gawe kami. Namun karena tidak dilibatkan,ya kami tidak berbuat apa apatandasnya serta tidak memberikan keterangan rinci soal penyebab keterlambatan. Ia hanya menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak rekanan dan Balai Pelaksana untuk mengecek progres di lapangan.

Warga dan tokoh masyarakat berharap agar Presiden Republik Indonesia dapat melihat langsung kondisi ini, sehingga tujuan program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa bisa benar-benar terwujud sesuai harapan.

“Kami ingin apa yang menjadi harapan Bapak Presiden dalam mendorong pembangunan desa bisa dirasakan masyarakat. Jangan sampai anggaran besar tapi hasilnya tidak ada,” kata seorang tokoh masyarakat setempat.

_Berantas http://TipikorNews.co.id_ membuka ruang klarifikasi bagi pihak rekanan dan instansi terkait untuk menjelaskan kendala yang menyebabkan proyek belum rampung.

 

***** Berantas TipikorNews Co.id *****