BANGGAI KEPULAUAN — BTN 24/07/2026-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mobilisasi Berkemajuan (KKN-MB) Angkatan 40 Universitas Muhammadiyah Luwuk (Unismuh Luwuk) resmi memaparkan rencana strategis pengabdian mereka melalui Seminar Program Kerja yang digelar di Desa Tunggaling, Kecamatan Peling Tengah, Kabupaten Banggai Kepulauan.
Kegiatan seminar ini menjadi pijakan awal bagi para mahasiswa untuk membangun sinergi yang kokoh bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, hingga seluruh elemen warga. Kolaborasi tersebut dibangun demi menyatukan persepsi dan memastikan seluruh rangkaian agenda pengabdian dapat berjalan optimal selama masa KKN berlangsung.
Suasana seminar berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari peserta yang hadir. Forum ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pemaparan rencana, tetapi juga menjadi ruang dialog interaktif tempat mahasiswa menerima aspirasi, masukan, serta saran konstruktif dari warga demi menjawab kebutuhan riil masyarakat lokal.
Pemerintah Desa Tunggaling beserta jajaran tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap rencana kerja yang digagas oleh para mahasiswa Unismuh Luwuk. Pihak desa menilai kehadiran mahasiswa KKN membawa angin segar serta dorongan energi positif dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah tersebut.
Koordinator Desa (Kordes) KKN-MB Desa Tunggaling menegaskan bahwa seluruh item program kerja dirancang secara matang berbasis hasil observasi dan analisis kebutuhan lapangan. Pendekatan ini diterapkan agar program yang dijalankan tidak sekedar formalitas, melainkan mampu memberikan dampak positif yang nyata serta berkelanjutan bagi warga.
Guna menjawab berbagai dinamika sosial dan pembangunan di desa, program kerja yang dipaparkan mencakup sektor-sektor strategis. Fokus tersebut meliputi penguatan kapasitas sumber daya manusia, edukasi bahaya minuman keras (miras) dan narkoba, serta edukasi pencegahan perilaku bullying di lingkungan sekolah.
Di sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat dan literasi digital, mahasiswa merancang pelatihan pengolahan produk lokal keripik pisang beserta manajemen keuangan kelompok. Upaya ini dibarengi dengan edukasi literasi digital bagi siswa sekolah dasar serta gerakan menabung sejak usia dini untuk membentuk karakter finansial anak-anak desa.
Sementara itu, pada domain penguatan tata kelola pemerintahan desa, mahasiswa mendampingi proses digitalisasi administrasi desa serta pembuatan media sosial sebagai sarana publikasi dan transparansi informasi resmi desa agar lebih akrab dengan perkembangan teknologi terkini.
Tidak kalah penting, mahasiswa mengusung program unggulan bertajuk “Unismuh Luwuk Menyapa”. Melalui program ini, dilakukan pendataan potensi desa secara terpadu, pendampingan pemasaran digital (digital marketing) dan penataan merek (branding) produk UMKM keripik pisang, hingga pengembangan kemampuan komunikasi digital bagi anak-anak usia sekolah.
Pendekatan kemanusiaan dan kepedulian sosial juga menjadi perhatian utama. Mahasiswa KKN-MB Angkatan 40 turut mengambil peran aktif dalam memberikan pendampingan rehabilitasi rumah layak huni bagi warga penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), sebagai wujud nyata empati sosial di tengah masyarakat.
Pada dimensi keagamaan, kebudayaan, dan olahraga, para mahasiswa berbaur dalam kegiatan ibadah rutin masyarakat serta menyelenggarakan Lomba Cerdas Cermat Alkitab (CCA) bagi anak-anak Sekolah Minggu. Semangat kebersamaan warga juga dipupuk melalui ajang olahraga seru seperti turnamen bola voli antardusun dan giat senam sehat bersama para siswa sekolah dasar.
Melalui penyelenggaraan seminar program kerja ini, mahasiswa KKN-MB Angkatan 40 Unismuh Luwuk berharap sinergitas antara civitas akademika, pemerintah desa, dan warga Desa Tunggaling terus terjalin erat. Langkah ini merupakan bukti komitmen pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam menghadirkan pengabdian yang inovatif, solutif, serta berorientasi pada kemajuan desa secara berkelanjutan.
Jurnalis / Penulis. JEIN
Editor. Redaksi Berantastipikornews.co.id






