BOGOR – BTN 27/01/2026-Desa Karang Tengah resmi mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Karang Tengah melalui prosesi potong tumpeng di Jalan Gunung Pancar, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (26/1/2026). Sebagai wilayah yang menjadi kediaman Presiden Prabowo Subianto, SPPG ini memikul tanggung jawab besar untuk menjadi proyek percontohan pemenuhan gizi di tingkat nasional.
Camat Babakan Madang, Drs. R. Makmun Nawawi, M.Si, menegaskan bahwa keberhasilan SPPG di wilayahnya akan menjadi cermin bagi pelaksanaan program serupa di seluruh Indonesia.
”Program ini harus kita sukseskan. Babakan Madang adalah rumah Presiden; jika pengelolaan di sini berjalan dengan standar tinggi, maka citra SPPG di seluruh Indonesia akan ikut positif,” ujar Makmun dalam sambutannya. Ia juga mengajak tokoh agama dan masyarakat untuk menjaga nama baik wilayah serta mendukung penuh program mulia ini.
Senada dengan Camat, Kepala Desa Karang Tengah, H. Suhandi, menyambut antusias kehadiran SPPG kedua di desanya. Ia menekankan pentingnya sinergi ekonomi antara pengelola program dengan potensi desa.
”Kami berharap pihak SPPG memprioritaskan warga lokal sebagai tenaga kerja untuk menekan angka pengangguran. Selain itu, kami mendorong kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) atau Koperasi Desa Merah Putih dalam menyuplai bahan baku berkualitas,” tutur Suhandi.
Ketua SPPG Karang Tengah, Wilda Sriwahyuni, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya memiliki target layanan mencapai 3.000 porsi yang mencakup 16 sekolah dan 14 posyandu. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari 1.000 hingga 1.500 porsi per minggu sesuai petunjuk teknis.
Wilda menggaransi bahwa operasional SPPG mengutamakan kualitas gizi di atas segalanya melalui tiga pilar utama,Melibatkan juru masak (chef) berpengalaman dan bersertifikat.
Ahli gizi rutin berkonsultasi dengan kepala sekolah agar menu tetap disukai siswa tanpa mengurangi standar nutrisi.
Bahan baku dipasok langsung dari petani dan pedagang setempat untuk mendongkrak pendapatan masyarakat sekitar.
”Komitmen kami adalah memberikan pelayanan terbaik. Kami menjaga ketat kualitas bahan dan kompetensi tenaga kerja demi mewujudkan tujuan besar program ini, yaitu menciptakan generasi yang lebih sehat dan kuat,” pungkas Wilda.
(Rossa/Red)






