BATAM – BTN 08/02/2026-Rintik hujan yang membasahi kawasan Batam Center, Sabtu (7/2/2026), tak menyurutkan semangat warga perantauan asal Sulawesi Selatan. Bertempat di Kantor DPP Perkumpulan Kekerabatan Sulawesi Selatan (PKSS), Ruko Orchard Park, suasana hangat dan khusyuk menyelimuti gelaran “Tudang Sipulung dan Doa Bersama Menjelang Bulan Suci Ramadan.”

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Pertemuan adat ini menjadi momentum sakral bagi komunitas Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja di Kepulauan Riau untuk mempererat ikatan batin sekaligus menyucikan hati sebelum memasuki bulan puasa. Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menghadirkan suasana religius di tengah kentalnya nuansa kekeluargaan.

​Eksistensi PKSS sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang diperhitungkan tampak dari deretan papan bunga yang menghiasi lokasi acara. Ucapan selamat datang dari berbagai tokoh nasional, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, menjadi penanda bahwa peran PKSS mendapat atensi luas di tingkat nasional.

​Ketua Panitia, Aminudin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas militansi warga PKSS. Ia mengungkapkan bahwa organisasi ini tengah mengepakkan sayap lebih lebar ke seluruh penjuru Nusantara.

​“PKSS terus bertumbuh. Dalam waktu dekat, sejumlah DPW baru di Papua, Kalimantan, hingga Sulawesi akan segera dilantik. Ini bukti bahwa semangat Siri’ na Pacce dan kekerabatan kita tak pernah padam,” ujar Aminudin.

​Ketua Umum DPP PKSS, Akhmad Rosano, dalam sambutannya menekankan bahwa Tudang Sipulung (duduk bersama) bukan sekedar seremonial, melainkan fondasi utama dalam menjaga jati diri di tanah rantau.

​“Tudang Sipulung adalah ajang berbagi rasa. Di sinilah kita saling menguatkan. Saya berpesan, jangan ada fitnah di antara kita. Jika ada perbedaan atau persoalan, selesaikan dengan musyawarah, dengan duduk bersama. Itulah jati diri kita sebagai orang Bugis-Makassar,” tegas Rosano.

​Lebih lanjut, Rosano mendorong anggota PKSS untuk proaktif dalam pembangunan daerah. Meski menegaskan PKSS tidak berpolitik praktis secara organisasi, ia mempersilakan anggotanya berkiprah di berbagai sektor demi kemajuan bangsa

​Visi PKSS kini juga mulai melirik kerja sama lintas negara. Rosano mengabarkan hasil kunjungannya ke Konsulat Jenderal RI di Johor Bahru, Malaysia. Rencananya, akan digelar pertemuan akbar komunitas Bugis yang melibatkan wilayah Kepri, Singapura, dan Johor Bahru di Batam dalam waktu dekat.

​Nuansa solidaritas semakin terasa saat Ketua Panitia, Zainal Abidin, memberikan penghormatan khusus kepada perwakilan DPD yang hadir jauh-jauh dari luar daerah, termasuk DPD PKSS Papua Tengah dan DPD PKSS Karimun. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata luasnya jejaring PKSS hingga ke wilayah Timur Indonesia.

​Sebagai penutup yang menyentuh, acara diwarnai dengan pemberian santunan oleh DPC PKSS Nongsa kepada warga PKSS yang membutuhkan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan ramah tamah sembari menikmati alunan musik gambus yang membangkitkan kerinduan akan kampung halaman.

​(r/dbs/Berantastipikornews)