BANGGAI KEPULAUAN –BTN 13/05/2026- Kepolisian Resor (Polres) Banggai Kepulauan (Bangkep) secara resmi mengeluarkan imbauan strategis menyusul maraknya upaya penipuan yang menyasar warga sipil. Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk memutus rantai potensi kerugian materiil di tengah masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Laporan terbaru menunjukkan adanya oknum tidak bertanggung jawab yang secara berani mencatut nama Kapolres Banggai Kepulauan, AKBP Ronaldus Karurukan, S.I.K. Pelaku diketahui menggunakan nomor telepon tertentu untuk meyakinkan korban demi keuntungan sepihak.

​Modus operandi yang digunakan tergolong klasik namun manipulatif, yakni menghubungi calon korban melalui sambungan telepon atau pesan singkat. Dalam percakapan tersebut, pelaku berlagak sebagai pejabat kepolisian untuk meminta sejumlah dana, barang berharga, hingga fasilitas tertentu.

​Pihak kepolisian menegaskan bahwa pola komunikasi semacam itu merupakan murni tindakan kriminal. Aksi ini dinilai tidak hanya merugikan masyarakat secara finansial, tetapi juga berupaya mencederai integritas dan citra institusi Polri di mata publik.

​Kasi Humas Polres Bangkep, Ipda Ridwan Sunge, S.H., menegaskan bahwa Kapolres AKBP Ronaldus Karurukan tidak pernah melakukan instruksi atau permintaan apa pun di luar koridor hukum. Segala bentuk koordinasi kedinasan selalu dilakukan melalui prosedur birokrasi yang resmi dan terukur.

​”Kami meminta masyarakat untuk tetap kritis dan tidak mudah percaya terhadap permintaan yang mengatasnamakan Bapak Kapolres,” tegas Ipda Ridwan Sunge dalam keterangan resminya kepada awak media.

​Kepolisian juga mengimbau agar warga tidak reaktif saat menerima panggilan dari nomor asing yang membawa-bawa nama pejabat tinggi. Sikap tenang menjadi kunci utama agar masyarakat tidak terjebak dalam skenario yang dibangun oleh para pelaku kejahatan siber.

​Proses verifikasi atau cross-check sangat disarankan apabila masyarakat menerima pesan atau telepon yang mencurigakan. Masyarakat dapat memastikan kebenaran informasi melalui kanal komunikasi formal yang dimiliki oleh Polres Bangkep sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

​Integritas pimpinan dan institusi merupakan hal yang sangat dijaga ketat oleh Polres Bangkep. Oleh karena itu, segala bentuk komunikasi yang terjadi di luar jalur birokrasi dipastikan sebagai upaya penipuan yang harus segera dihentikan penyebarannya.

​Langkah preventif ini tidak hanya menyasar wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan, tetapi juga mencakup warga di wilayah Banggai Laut. Hal ini dilakukan demi menjamin rasa aman dan melindungi aset masyarakat dari predator ekonomi yang memanfaatkan nama pejabat.

​Saat ini, tim siber Polres Bangkep tengah melakukan penelusuran intensif untuk melacak identitas dan keberadaan oknum di balik penyalahgunaan nama pimpinan tersebut. Tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku akan diambil terhadap pelaku yang terbukti melakukan pelanggaran.

​Masyarakat diharapkan proaktif melaporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan pengaduan resmi jika menemukan aktivitas serupa. Partisipasi warga dalam melaporkan percobaan penipuan sangat membantu kepolisian dalam memetakan jaringan pelaku.

​Sebagai penutup, Ipda Ridwan Sunge mengingatkan agar warga tetap waspada namun tidak perlu panik secara berlebihan. “Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama kami, dan kami akan terus hadir untuk memberikan perlindungan maksimal,” pungkasnya.

Redaksi