​BANGGAI KEPULAUAN, BTN — (15/01/2026) – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) mengambil langkah nyata dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peluncuran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Gizi Nasional melalui Dapur Sehat Anak Negeri Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Buko, yang dikelola oleh Yayasan Hesed Harapan Baru Indonesia Mandiri.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Acara peluncuran berlangsung khidmat pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Gedung SPPG Peling Lalomo, Kecamatan Buko. Program ambisius ini menargetkan 3.500 penerima manfaat yang mencakup kelompok rentan dan usia sekolah di wilayah tersebut.

​Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Bangkep, Iswan Saleh, S.Sos, yang hadir mewakili Bupati Banggai Kepulauan, menegaskan bahwa program ini merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat dan cerdas.

Program Makan Bergizi Gratis ini bukan sekedar pemberian bantuan pangan, melainkan investasi strategis jangka panjang. Ini adalah upaya kolektif kita untuk memastikan anak-anak Bangkep tumbuh tanpa ancaman stunting, sehingga mereka mampu menjadi generasi penerus yang berdaya saing global,” ujar Iswan dalam sambutannya.

​Keberhasilan peluncuran ini didukung penuh oleh jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:​

Iswan Saleh, S.Sos (Asisten I Setda Bangkep) Ramarani Hanama, S.Pd., M.Si. (Mewakili Camat Buko)​. Iptu Nandang M. Sidik (Kapolsek Buko/Buko Selatan)​. Serka Salno Lalio (Mewakili Danramil 1308-11/Tataba). Rivaldi Darmawan, S.H. (Kepala SPPG Kecamatan Buko)​. Serta jajaran Kepala Sekolah dan Kepala Desa se-Kecamatan Buko.

​Penyerahan makanan bergizi dilakukan secara simbolis kepada perwakilan siswa mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMA. Secara rutin, SPPG Buko akan melayani kebutuhan gizi bagi:

​Ibu Hamil & Menyusui, Balita, Pelajar (PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/Sederajat)

​Selain fokus pada kesehatan, program ini juga dirancang untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Stenly Tanasa, selaku vendor mitra, menjelaskan bahwa visi misi pemerintah dalam ketahanan pangan mandiri akan diimplementasikan dengan menyerap hasil produksi lokal.

​”Kami berkomitmen agar bahan baku pangan untuk SPPG Buko bersumber langsung dari hasil pertanian, perkebunan, peternakan, dan kelautan masyarakat setempat. Dengan demikian, program ini tidak hanya menyehatkan anak bangsa, tapi juga menyejahterakan petani dan nelayan kita,” jelasnya.

​Senada dengan hal tersebut, Sekjen Yayasan, Rano Lamahung, mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah daerah dan aparat keamanan yang memastikan distribusi makanan bergizi ini berjalan lancar dan berkualitas setiap harinya.

​Acara yang berakhir pada pukul 12.00 WITA ini ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen bersama untuk mengawal keberlanjutan program demi masa depan Banggai Kepulauan yang lebih cerah.