Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tambolaka, SBD, BTN – Menanggapi keluhan masyarakat soal kelangkaan BBM bersubsidi dan melambungnya harga BBM eceran di tingkat pedagang kaki lima, Kabag Ekonomi Kabupaten Sumba Barat Daya, Ibu Misnawati L.Sapan, menyatakan pihaknya tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi sedang menyiapkan langkah penindakan. 23/06/2026

Saat dikonfirmasi _Berantas TipikorNews http://Co.id_, Senin 22 Juni 2026, Misna mengatakan Pemkab SBD tengah mengagendakan rapat koordinasi lintas sektor. “Kami tengah melakukan rapat bersama. Tidak sekedar melakukan pengawasan,” ujarnya.

*Penindakan Kendaraan Bodong Menunggu Waktu Tepat*

Misna menegaskan bahwa penindakan terhadap kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi atau “bodong” yang diduga ikut menyebabkan BBM subsidi tidak tepat sasaran tidak bisa dilakukan serta-merta.

“Mudah-mudahan dalam kami rapat besok dan lusa, kami tidak dengan begitu saja menurunkan pihak keamanan. Tetapi kami harus rapat terdahulu, persiapan terdahulu, serta kami masih mencari waktu yang tepat untuk bisa melakukan penindakan terhadap kendaraan-kendaraan yang bodong atau yang tidak sesuai spek agar ditertibkan oleh pihak kepolisian. Saat ini kami lagi proses suratnya,” ungkap Ibu Misna kepada media ini.

Ia menambahkan, penertiban kendaraan bodong penting agar distribusi BBM bersubsidi benar-benar sampai ke masyarakat yang berhak. “Kami berharap masyarakat juga mendukung dengan tidak membeli dari pengecer yang harganya tidak wajar,” tegasnya.

*Kondisi di SPBU*

Menurut Misna, BBM bersubsidi di Kabupaten SBD pada beberapa titik SPBU mengalami antrean panjang. “Ini terjadi karena beberapa faktor, mulai dari kuota, distribusi, hingga adanya dugaan penyalahgunaan. Oleh sebab itu saya berharap ada sinergi semua pihak, termasuk masyarakat ikut mengawasi,” katanya.

Ia mengimbau warga melapor jika menemukan penimbunan atau penjualan BBM subsidi di atas HET. “Laporkan ke kami atau ke aparat. Jangan sampai subsidi yang harusnya untuk rakyat kecil justru dinikmati pihak yang tidak berhak,” pungkasnya.

 

Kabiro SBD, EMAN LEDU.