SUMBA TIMUR, BTN — 9 April 2026 – Akselerasi digitalisasi pelabuhan di tingkat daerah terus menunjukkan progres signifikan. Pemerintah Kabupaten Sumba Timur secara resmi meluncurkan sistem Single Truck Identification Data (STID) dan Sistem Monitoring Tenaga Kerja Bongkar Muat (Simon TKBM) di Pelabuhan Waingapu pada Kamis (9/4).
Seremoni peluncuran dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, bertempat di Kantor KSOP Kelas IV Waingapu. Agenda strategis ini turut dihadiri oleh jajaran Kementerian Perhubungan serta operator pelabuhan PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
Langkah ini menjadi tonggak penting bagi transformasi digital di sektor kepelabuhanan wilayah timur Indonesia. Inisiatif ini hadir sebagai solusi konkret atas tantangan efisiensi layanan, optimalisasi arus logistik, hingga urgensi transparansi tata kelola tenaga kerja bongkar muat yang selama ini menjadi perhatian utama.
Digitalisasi bukan lagi sekedar pilihan, melainkan keharusan untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Terutama di sektor transportasi laut yang menjadi tulang punggung distribusi logistik di wilayah kepulauan seperti kita,” tegas Yonathan dalam sambutannya.
Implementasi kedua sistem ini membawa perubahan fundamental pada pola operasional pelabuhan:
STID (Single Truck Identification Data): Menjamin sistem identifikasi kendaraan logistik yang terintegrasi secara tunggal. Hal ini memudahkan pengawasan armada dan meminimalisir hambatan birokrasi di pintu masuk pelabuhan.
Simon TKBM (Sistem Monitoring Tenaga Kerja Bongkar Muat): Memungkinkan pengawasan aktivitas tenaga kerja dilakukan secara real-time. Sistem ini dirancang untuk menciptakan ekosistem kerja yang lebih akuntabel, terukur, dan terlindungi.
Penerapan teknologi ini diharapkan mampu mengeliminasi praktik tidak transparan (pungli), memangkas waktu layanan (dwelling time), serta memberikan kepastian operasional bagi para pelaku usaha logistik.
Mengingat posisi strategis Pelabuhan Waingapu sebagai simpul utama distribusi barang di kawasan Nusa Tenggara Timur, modernisasi sistem ini dinilai krusial. Efisiensi yang tercipta di pelabuhan akan berdampak langsung pada penguatan rantai pasok dan akselerasi pertumbuhan ekonomi regional.
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur berharap keberhasilan di Pelabuhan Waingapu dapat menjadi benchmark atau model percontohan bagi pelabuhan-pelabuhan lain di kawasan timur Indonesia dalam mempercepat transformasi layanan berbasis teknologi digital.






