​Bakalinga, Banggai Kepulauan, BTN 03/11/2025- Komitmen tinggi terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ditunjukkan oleh CV Putra Afiet, kontraktor pelaksana proyek Rekonstruksi Bangunan Pengaman Pasang Surut Desa Bakalinga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam upaya menjaga kondisi fisik para pekerja, perusahaan secara rutin melaksanakan pemeriksaan kesehatan di lokasi proyek, Kecamatan Bulagi Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

​ *Pemeriksaan kesehatan terbaru telah dilaksanakan pada hari ini, Senin, 3 November 2025, bertempat di direksi keet proyek.*

Kegiatan ini merupakan bagian integral dari standar operasional perusahaan untuk memastikan setiap pekerja berada dalam kondisi prima, sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan kerja dan menjamin kelancaran proyek.

​Ambrin Sasani, Direktur CV Putra Afiet, mengungkapkan pentingnya pemeriksaan ini. “Kesehatan karyawan adalah prioritas utama kami, sejalan dengan prinsip mengedepankan keselamatan kerja.Pemeriksaan rutin ini bertujuan memantau kondisi fisik para pekerja agar mereka dapat bekerja dengan maksimal dan aman,” ujar Ambrin Sasani.

​Kegiatan pemeriksaan mencakup pengukuran tekanan darah, pemeriksaan detak jantung, dan pemberian obat-obatan umum yang dibutuhkan di lokasi yang berfungsi sebagai ‘station’ kesehatan sementara.

​”Perawat yang bertugas saat ini adalah Moh. Rifai A. Lahalua dari RSUD Trikora Salakan. Menurut Ambri,’Meskipun sementara bertugas di rumah sakit, beliau tetap hadir jika dibutuhkan,beliau sudah berpengalaman dan sering kami panggil.

Beliau selalu siap tanpa keluhan, saat kami dalam keadaan darurat dan membutuhkan pertolongan, yang penting tidak bentrok dengan kegiatan dan tugas utamanya,” jelas Ambrin Sasani.

​Pemeriksaan kesehatan ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di daerah, khususnya proyek vital seperti pengamanan pasang surut di Bakalinga, tidak hanya berfokus pada hasil fisik bangunan, tetapi juga pada kesejahteraan dan perlindungan sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya.

Penulis Jein