​PELING TENGAH, BANGKEP, BTN – Sebuah pemandangan penuh dedikasi terlihat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Peling Tengah. Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Muhamad Aris Susanto, SE., ME., yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Satgas SPPG-MBG, turun langsung memastikan bahwa setiap hidangan yang dimasak untuk anak-anak sekolah memiliki kualitas terbaik. 16/04/2026

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Kedatangan Sekda Aris Susanto disambut hangat oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KSPPG) Dapur Peling Tengah, Raymond Wendy Sollitan, S.I.P. Bersama tim di lapangan, Raymond menunjukkan kesiapan operasional dapur yang menjadi jantung pemenuhan gizi anak sekolah di wilayah tersebut.

​Dalam kunjungan tersebut, Sekda Aris Susanto tidak hanya sekedar memeriksa fasilitas, tetapi juga berdialog hangat dengan para petugas dapur dan tim teknis. Beliau ingin memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekedar rutinitas, melainkan sebuah misi kemanusiaan untuk mencetak generasi cerdas di Banggai Kepulauan.

​Hasil Baik yang Menyentuh Hati
​Dari hasil pantauan di lapangan, operasional Dapur Peling Tengah dinilai berjalan dengan sangat baik. Kebersihan area memasak, kesiapan bahan baku, hingga kekompakan tim di bawah koordinasi KSPPG menunjukkan komitmen yang luar biasa.

​”Melihat semangat ibu-ibu dan bapak-bapak di dapur ini, saya merasa optimis. Kualitas gizi yang kita berikan hari ini adalah investasi tak ternilai untuk masa depan anak-anak kita. Saya sangat mengapresiasi kerja keras tim di sini,” ujar Aris Susanto saat memberikan arahan di depan Gedung Dapur Sehat Anak Negeri.

​Harapan Besar: Beroperasi Maksimal Tanpa Henti Meski membuahkan hasil yang positif, Sekda Aris Susanto menitipkan pesan mendalam. Beliau berharap seluruh unit SPPG di Kabupaten Banggai Kepulauan dapat terus mempertahankan performanya. Ada beberapa poin utama yang ditekankan oleh beliau:

​Operasional Maksimal: Beliau berharap semua titik SPPG beroperasi secara penuh tanpa ada kendala teknis maupun administratif yang menyebabkan penghentian layanan (No Suspend).
​Peningkatan Berkelanjutan: Kualitas yang sudah baik saat ini tidak boleh membuat tim cepat puas, melainkan harus terus ditingkatkan demi standar kesehatan yang lebih tinggi.

​Fokus pada Kebersihan Lingkungan: Sejalan dengan pemeriksaan IPAL dan sanitasi, beliau mengingatkan bahwa dapur yang sehat harus lahir dari lingkungan yang terjaga pula.
​Satu Tekad untuk Banggai Kepulauan
​Kunjungan ini ditutup dengan sesi diskusi bersama para staf Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, dan tim Lingkungan Hidup yang mendampingi.

Kehadiran sosok Aris Susanto di tengah kesibukan dapur menjadi bukti bahwa pemerintah hadir langsung hingga ke lini paling dasar. ​”Mari kita jaga nyala api di dapur gizi ini. Jangan biarkan pelayanan kita kendor, karena gizi yang baik adalah hak setiap anak Banggai Kepulauan,” pungkasnya penuh semangat.