BANGGAI KEPULAUAN –BTN 12/02/2026- Jarak dan lelah tampaknya bukan penghalang bagi Wahdania Sima, S.Pd. Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Peling Tengah ini membagikan kisah inspiratifnya mengenai makna pengabdian yang sesungguhnya dalam sebuah pertemuan silaturahim di Desa Lukbubi baru-baru ini.
Menjabat sebagai nakhoda di SMP Negeri 2 Peling Tengah, Wahdania mengungkapkan bahwa kesehariannya dipenuhi dengan dinamika “manis pahitnya” menghadapi berbagai karakter orang tua murid. Namun, tantangan terbesar yang ia hadapi setiap hari adalah jarak tempuh yang luar biasa.
Setiap hari, Wahdania harus menempuh perjalanan pulang-pergi sejauh 160 kilometer dari kediamannya di Kecamatan Totikum menuju sekolah di Kecamatan Peling Tengah. Meski menyita waktu dan tenaga yang besar, ia mengaku menjalaninya dengan ikhlas.
”Tujuan saya hanya satu, yaitu mencerdaskan anak-anak bangsa. Tanpa ada tendensi atau kepentingan lain,” tegas Wahdania dengan penuh keyakinan.
Di tengah kemajuan teknologi yang semakin canggih, Wahdania menyadari bahwa kinerja seorang aparatur negara kini berada di bawah pengawasan ketat, baik oleh sistem maupun oleh masyarakat secara langsung. Namun baginya, pengawasan terbaik datang dari integritas diri sendiri.
Ia menekankan bahwa jabatan Kepala Sekolah yang diembannya bukan sekedar posisi struktural atau profesi belaka, melainkan sebuah amanah pengabdian murni kepada negara dan masyarakat Banggai Kepulauan (Bangkep).
”Prinsip saya, hidup ini adalah pengabdian. Jabatan saya sebagai Kepala SMPN 2 Peling Tengah adalah bentuk nyata dedikasi saya untuk membangun daerah yang kita cintai ini,” tambahnya.
Menutup perbincangan, Wahdania mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Banggai Kepulauan. Ia percaya bahwa dengan semangat pengabdian yang tulus, masa depan generasi muda Bangkep akan jauh lebih cerah.
”Mari kita bangun pendidikan di Bangkep agar lebih baik lagi ke depannya,” pungkasnya.
Redaksi






