WAIKELO – BTN 13/04/2026-Komoditas peternakan dari Sumba Barat Daya terus menunjukkan kualitasnya. Sebanyak 95 ekor kuda milik CV HIJRAH dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan dan kelayakan (Keer) di Karantina Pelabuhan Kelas III Waikelo, Senin (13/4/2026). Puluhan kuda tersebut kini siap diberangkatkan menuju Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Berdasarkan pantauan tim media Berantastipikornews.co.id di lokasi, proses pemeriksaan berlangsung ketat. Dari total 95 ekor yang diperiksa, terdiri dari 25 ekor kuda jantan dan 70 ekor kuda betina.
Pemeriksaan medis dipimpin langsung oleh Drh. I Putu BA Winata, didampingi oleh Kepala Satuan Pelayanan Karantina, Drh. Vera Lobo, beserta jajaran staf dari Dinas Peternakan Kabupaten Sumba Barat Daya.
Untuk memastikan kelayakan kirim, tim dokter hewan melakukan serangkaian prosedur medis yang mendalam, di antaranya.
Pengukuran tinggi badan menggunakan tongkat ukur dan lingkar badan dengan pita ukur sesuai standar.
Pengecekan kondisi gigi dan kesehatan fisik secara menyeluruh.
Pengambilan sampel darah untuk memastikan hewan bebas dari penyakit menular.
Drh. I Putu BA Winata menjelaskan bahwa langkah ini merupakan prosedur wajib guna menjamin hewan yang keluar dari Pulau Sumba dalam kondisi sehat, prima, dan memenuhi syarat regulasi yang ditetapkan dinas terkait.
”Tujuannya jelas, kita ingin memastikan setiap ekor kuda yang dikirim ke Sulawesi Selatan ini layak secara fisik dan bebas penyakit, sehingga reputasi ternak asal Sumba tetap terjaga,” ungkapnya di sela-sela pemeriksaan.
Keberangkatan ini diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar ternak di Sulawesi Selatan sekaligus menggerakkan roda ekonomi sektor peternakan di wilayah Sumba Barat Daya.
Laporan: Eman Ledu
Jabatan: Kabiro SBD – Berantas TipikorNews.com.id






