Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bogor, BTN — 04/10/2025, Pemerintah Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, telah menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Desa (MusrenbangDes). Kegiatan ini bertujuan menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Des) Tahun Anggaran 2026.
MusrenbangDes yang digelar di Aula Kantor Desa Semplak Barat pada Kamis, 2 Oktober 2025, merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Dusun (Musdus) di setiap wilayah.

Tujuan utama musyawarah ini adalah untuk memastikan partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa agar usulan menjadi lebih tepat sasaran dan bermanfaat.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pemaparan mengenai Koperasi Desa Merah Putih.

Acara ini dihadiri oleh Kasi Perekonomian dan Pembangunan Kecamatan, Kepala Desa, Ketua BPD, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, seluruh kader PKK, para Kepala Dusun (Kadus), para ketua RT/RW, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, dan sejumlah perwakilan masyarakat.

Ketua BPD Semplak Barat, Sapei, mengungkapkan bahwa meskipun ada berbagai usulan kegiatan pembangunan, skala prioritas untuk RKPDes 2026 tetap difokuskan pada bidang infrastruktur.
“Skala prioritas kami tetap mengacu kepada keinginan masyarakat. Kebanyakan usulannya itu ke infrastruktur,” kata Sapei. Ia merinci usulan tersebut meliputi pengaspalan, betonisasi, dan pembangunan turap, mengingat wilayah desa Semplak Barat tergolong rawan longsor.

Sapei juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengundang seluruh Kepala Sekolah, baik SD maupun SMP, negeri dan swasta, yang ada di wilayah Desa Semplak. Namun, unsur pendidikan terpantau tidak hadir dalam musyawarah tersebut.”Mungkin mereka ada kepentingan yang lain sehingga mereka tidak bisa hadir, karena enggak ada informasi ke kami,” jelas Sapei.

Sapei berharap agar semua kegiatan yang telah diusulkan dalam MusrenbangDes ini dapat terealisasi. “Kami sangat mengharapkan sekali ini bisa terealisasi keseluruhan, tapi itu tergantung anggaran dari pusat, Provinsi, dan Kabupaten,” pungkasnya.
(Rossa).